Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 14 October 2026
Trending
  • 7 cara mengatasi konflik pekerjaan rumah tangga dengan pasangan menurut psikologi
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • ISPA tembus 196.547 kasus, udara Medan tak sehat, lansia & balita terdampak
  • 7 alasan mengapa orang-orang pintar kerap memiliki ide-ide bodoh menurut psikologi
  • 7 langkah untuk mengetahui apakah hubunganmu harus berakhir menurut psikologi
  • Soroti putusan banding kasus Andrie Yunus, Koalisi sipil minta MK segera putus uji materi UU TNI
  • 7 alasan seseorang ingin mengubah pasangan ke arah yang lebih baik menurut psikologi
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Singgung Kasus Pertamina, Hamdan Zoelva Buka Peran Anak Riza Chalid dalam Tuduhan BBM Oplosan
Nasional

Singgung Kasus Pertamina, Hamdan Zoelva Buka Peran Anak Riza Chalid dalam Tuduhan BBM Oplosan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penjelasan Mantan Ketua MK tentang Kasus BBM Oplosan

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva memberikan penjelasan terkait narasi yang beredar mengenai mafia minyak dan BBM oplosan. Menurutnya, narasi tersebut sengaja dibangun untuk membentuk opini publik. Pernyataan ini disampaikannya dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Rhenald Kasali.

Hamdan menyoroti penetapan Muhammad Kerry Adrianto Riza, sebagai tersangka. Kerry adalah beneficial owner dari PT Navigator Khatulistiwa, sekaligus anak dari Riza Chalid. Ia didakwa merugikan negara hingga Rp 2,9 triliun terkait penyewaan tangki BBM PT Orbit Terminal Merak (OTM).

Menurut Hamdan, Kerry menjadi target kriminalisasi karena latar belakang keluarganya. Ia menegaskan bahwa Kerry bukan komisaris maupun direksi perusahaan, sehingga tidak terlibat dalam operasional atau pengambilan keputusan manajemen.

“Dia bukan komisaris, bukan direksi, dan tidak melakukan apa-apa. Dalam hukum pidana, beneficial owner memang bisa dipidana jika menyangkut kejahatan korporasi. Namun, dalam dakwaan jaksa, tidak ada dakwaan kejahatan korporasi, melainkan perbuatan perorangan,” ujar Hamdan.

Proses Penyewaan Terminal BBM

Hamdan menjelaskan bahwa penyewaan terminal BBM milik PT OTM oleh Pertamina dilakukan setelah proses penentuan harga yang melibatkan lembaga riset Universitas Indonesia. Selanjutnya, proses tersebut dikaji ulang oleh internal Pertamina serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Pada 2015, BPKP telah menerbitkan surat tertanggal 27 Mei 2015 yang menyatakan proses bisnis penunjukan OTM telah sesuai dengan pedoman pengadaan internal Pertamina yang berlaku saat itu.

“Artinya clear. Tidak ada kasus,” tegas Hamdan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada periode awal, Pertamina sempat menunda pembayaran sewa terminal BBM selama dua tahun akibat perubahan direksi. PT OTM kemudian mengikuti keputusan Pertamina yang menetapkan harga sewa lebih rendah dari kontrak sebelumnya.

Keanehan dalam Dakwaan Jaksa

Karena itu, Hamdan mengaku heran dengan dakwaan jaksa yang menyebut penyewaan terminal BBM tersebut merugikan keuangan negara hingga Rp 2,9 triliun. Setelah ditelusuri, angka tersebut ternyata merupakan total pendapatan PT OTM dari Pertamina selama masa penyewaan.

“Harga ditentukan oleh Pertamina. Tapi jaksa menyebut kerugian negara Rp 2,9 triliun, yang ternyata adalah revenue OTM selama menyewakan terminal kepada Pertamina,” beber Hamdan.

Keanehan lain, lanjut Hamdan, soal fakta bahwa Pertamina hingga kini masih menggunakan dan membayar penyewaan terminal BBM tersebut. Jika benar menimbulkan kerugian negara, maka secara logika nilai kerugian seharusnya terus bertambah.

“Kalau masih dipakai dan dibayar, apakah kerugian negara ikut bertambah? Ini yang menjadi pertanyaan,” ujarnya.

Manfaat Penyewaan Terminal BBM

Hamdan juga menilai penyewaan terminal BBM justru memberikan keuntungan besar bagi Pertamina. Dengan fasilitas tersebut, Pertamina dapat melakukan impor langsung dari Timur Tengah atau negara lain tanpa bergantung pada Singapura. Efisiensi yang dihasilkan diperkirakan mencapai Rp 145 miliar per bulan atau sekitar Rp 17,4 triliun selama 10 tahun masa sewa.

Dampak Narasi BBM Oplosan

Lebih lanjut, Hamdan menyoroti dampak isu BBM oplosan terhadap kepercayaan publik. Ia menyebut narasi tersebut sempat membuat masyarakat enggan membeli BBM di SPBU Pertamina karena merasa dikhianati.

Hamdan juga menyinggung penerapan prinsip business judgment rule di BUMN. Ia menilai banyak keputusan bisnis yang seharusnya wajar justru ditarik ke ranah pidana karena disamakan dengan logika administrasi pemerintahan.

“Hakim harus memahami perbedaan antara pengambilan keputusan bisnis dan keputusan administrasi pemerintahan. Itu dua hal yang sangat berbeda,” urainya.

Kesimpulan

Hamdan menegaskan narasi mafia minyak dan isu BBM oplosan hanyalah “entertainment hukum” yang jauh dari substansi dakwaan jaksa. Dalam perkara ini, jaksa sejatinya mendakwa Kerry terkait penyewaan terminal BBM dan kapal, bukan soal oplosan.

“Angkanya dibuat fantastis demi populisme, sampai orang kaget. Padahal masalahnya sesederhana itu,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 cara mengatasi konflik pekerjaan rumah tangga dengan pasangan menurut psikologi

13 October 2026

6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi

13 October 2026

ISPA tembus 196.547 kasus, udara Medan tak sehat, lansia & balita terdampak

13 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 cara mengatasi konflik pekerjaan rumah tangga dengan pasangan menurut psikologi

13 October 2026

6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi

13 October 2026

ISPA tembus 196.547 kasus, udara Medan tak sehat, lansia & balita terdampak

13 October 2026

7 alasan mengapa orang-orang pintar kerap memiliki ide-ide bodoh menurut psikologi

12 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?