Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Maret 2026
Trending
  • 6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja
  • OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia
  • Waktu Berlalu Perlahan
  • Sejarah Barcode: Inovasi Penting yang Mengubah Banyak Sektor
  • Pemerintah Kurangi Produksi Batubara, Ini Dampaknya pada Perusahaan Sektor Batubara
  • Pengemudi Ojol Marah Dituduh Bantu Jambret, Panik Kejar Pencuri Ponsel
  • DPRD Medan Soroti Program Mudik Gratis Pemko, Minta Dishub Akuntabel
  • Tiket Final Four dan Grand Final Proliga 2026 Mulai Dijual, Harga Terendah Rp150 Ribu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»MSC Tangerang & Semarang Musim 2 Lebih Kompetitif dengan Kualitas dan Kuantitas Meningkat
Olahraga

MSC Tangerang & Semarang Musim 2 Lebih Kompetitif dengan Kualitas dan Kuantitas Meningkat

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengumuman Pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang & Semarang Seri 2 2025 – 2026

Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MSC) Tangerang & Semarang Seri 2 2025 – 2026 yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 18 Januari telah selesai digelar. Turnamen ini berhasil menarik partisipasi yang besar dari siswa-siswi SD dan MI di kota-kota tersebut.

Di Tangerang, SDN Pinang 3 C (KU 10) dan SDN Kunciran 4 C (KU 12) menjadi juara baru dalam kompetisi ini. Sementara itu, di Semarang, SDN Klepu 03 (KU 10) dan SDN Sendangmulyo 04 (KU 12) sukses meraih gelar juara. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan bakat sepak bola putri di Indonesia.

Partisipasi yang Meningkat

Tidak kurang dari 1.424 siswi dari 135 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) turut serta dalam MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 2 2025 – 2026. Di Semarang, jumlah peserta mencapai 1.239 siswi dari 65 SD dan MI. Turnamen ini diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife, dengan tujuan untuk membangun fondasi sepak bola putri yang kuat.

Teddy Tjahjono, selaku Program Director MilkLife Soccer Challenge, menyebutkan adanya peningkatan signifikan baik dari segi jumlah peserta maupun kualitas pemain. Pada seri pertama di Tangerang, tercatat 1.302 peserta, sedangkan di Semarang Seri 1 2025 – 2026 terdapat 1.213 peserta. “Untuk seri kedua ini, jumlah peserta meningkat dibandingkan seri-seri sebelumnya, baik di Semarang dan Tangerang,” ujarnya.

Peran Penting dalam Karier Sepak Bola Putri

Jacksen F Tiago, yang kini resmi bergabung sebagai Head Coach MilkLife Soccer Challenge bersama Timo Scheunemann, menilai bahwa turnamen KU 8, KU 10, dan KU 12 sangat penting sebagai langkah awal bagi atlet muda putri untuk menjadi pesepakbola profesional.

“Ini adalah jalur menuju timnas Indonesia. Saya rasa bukan penting, tapi sangat luar biasa penting karena ini boleh dikatakan salah satu wadah yang ada bagi atlet muda putri. Tiga sampai empat tahun ke depan wajah-wajah ini yang akan kita lihat memakai baju merah putih,” ujarnya.

Perbedaan dalam Pelatihan Atlet Putra dan Putri

Jacksen menyoroti perbedaan signifikan antara melatih atlet putra dan putri, terutama dari aspek psikologis. Ia menilai bahwa pendekatan lebih personal diperlukan dalam melatih atlet putri. Meski demikian, ia tetap optimistis bahwa sepak bola putri Tanah Air akan mencapai kejayaan.

“Saya rasa perbedaan yang paling mencolok itu adalah pendekatan psikologisnya, karena siklus putra berbeda dengan putri. Menurut saya itu menjadi tantangan terberat. Karena mood-nya perempuan itu sangat labil, sehingga kita harus memahami itu untuk bisa menangani mereka,” kata Jacksen.

Kesimpulan

MilkLife Soccer Challenge terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sepak bola putri di Indonesia. Dengan partisipasi yang semakin meningkat dan kualitas yang terus berkembang, turnamen ini menjadi bagian penting dalam membangun fondasi olahraga yang kuat dan berkelanjutan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tiket Final Four dan Grand Final Proliga 2026 Mulai Dijual, Harga Terendah Rp150 Ribu

20 Maret 2026

Pelatih Persib Bebankan Kekecewaan ke Borneo FC

20 Maret 2026

Menjelang Laga Borneo FC vs Persib, Fabio Minta Khusus

20 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja

21 Maret 2026

OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia

20 Maret 2026

Waktu Berlalu Perlahan

20 Maret 2026

Sejarah Barcode: Inovasi Penting yang Mengubah Banyak Sektor

20 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?