Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 4 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Pelatih Senegal Menggoda Sadio Mane Batal Pensiun dari Timnas
    Olahraga

    Pelatih Senegal Menggoda Sadio Mane Batal Pensiun dari Timnas

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Sadio Mane dalam Piala Afrika 2023

    Sadio Mane, bintang sepak bola asal Senegal, telah menunjukkan kelasnya selama Piala Afrika 2023. Ia menjadi salah satu pemain terpenting dalam perjalanan timnas Senegal di ajang ini. Dengan catatan tiga assist dan dua gol, ia berkontribusi signifikan dalam beberapa pertandingan penting, termasuk laga final melawan Maroko di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat.

    Meskipun sudah menyatakan niat untuk menjadikan Piala Afrika 2023 sebagai turnamen terakhir bersama tim nasional, Sadio Mane tetap berkomitmen untuk tampil di Piala Dunia FIFA akhir tahun ini. Keputusan ini membuat pelatih timnas Senegal, Pape Thiaw, angkat bicara dengan nada emosional.

    Tanggapan Pelatih Timnas Senegal

    Pape Thiaw secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan Sadio Mane. Ia menegaskan akan melakukan apa pun untuk membujuk sang bintang agar tetap berseragam Singa Teranga. “Negara ini tidak setuju (dengan keputusannya), dan saya juga tidak setuju,” ujar Thiaw.

    Menurut Thiaw, Sadio Mane bukan hanya seorang pemain bintang, tetapi juga teladan bagi banyak orang. “Dia mewakili Afrika, dunia, dan ketika kami mengatakan itu adalah keputusannya, itu bukan hanya miliknya, dia milik rakyat Senegal, dan mereka ingin melihatnya terus melanjutkan tugasnya,” tambahnya.

    Thiaw juga menyebut bahwa Mane memberi pelajaran tentang kerendahan hati, pendidikan, dan dedikasi yang tinggi. “Dia mencurahkan keringatnya untuk Senegal,” ungkap Thiaw. Menurutnya, Mane mengorbankan hidupnya untuk membawa timnas Senegal lolos ke Piala Dunia 2022 dan memenangkan AFCON pertama.

    Kehadiran Sadio Mane dalam Sejarah Sepak Bola Afrika

    Sejak debut internasionalnya pada 2012, Sadio Mane telah menjadi simbol kebangkitan Senegal. Ia berperan dalam berbagai pencapaian bersejarah, termasuk membawa negaranya menjuarai Piala Afrika untuk pertama kalinya pada 2022.

    Di level klub Eropa, prestasi Mane juga sangat mencolok. Ia berhasil meraih gelar Liga Champions, Liga Inggris, serta dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika. Selain itu, ia menjadi figur sentral dalam perjalanan Senegal ke final Piala Afrika 2019 dan kembali ke final beberapa tahun kemudian, yang akhirnya berbuah trofi usai menaklukkan Mesir lewat adu penalti.

    Konsistensinya membawa Senegal lolos ke tiga Piala Dunia berturut-turut juga menegaskan statusnya sebagai legenda hidup sepak bola Afrika.

    Pujian dari Rekan Setim

    Rekan setim Sadio Mane, Moussa Niakhate, juga memberikan pujian kepada sang bintang. “Saya tidak punya cukup waktu untuk menjelaskan apa yang telah dia lakukan untuk sepak bola Afrika dan, terutama, sepak bola Senegal,” kata Niakhate.

    Ia menambahkan bahwa Sadio Mane pantas memenangkan Ballon d’Or. “Selain sebagai seorang pemain sepak bola, dia adalah sosok manusia yang luar biasa, dan seperti yang dia nyatakan setelah pertandingan melawan Mesir, ini akan menjadi pertandingan AFCON terakhirnya, tetapi ini adalah turnamen keenamnya, dan itu menunjukkan konsistensinya,” ucap Niakhate.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?