Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 4 Mei 2026
Trending
  • Hasil MotoGP Spanyol 2026: Marquez Jatuh di Tikungan 11, Alex Rebut Posisi Tercepat
  • Pemprov Jatim Siapkan Pagar Permanen di Jembatan Cangar, Upaya Serius Tekan Aksi Bunuh Diri
  • Kejurnas ORADO 2026: Bangka Belitung Juara Senior, Sulsel Juara Junior
  • 7 Gaya Rambut Harian dengan Prompt Gemini AI
  • Opini: Partisipasi Politik Muda – Tantangan dan Peluang di Indonesia
  • Skakmat! Scoopy Fashion Mint Tampil Lebih Mewah Daripada Motor Mahal? Cek Detailnya yang Menggoda!
  • Hasil Sprint MotoGP Spanyol 2026, Marc Marquez Juara Usai Terjatuh
  • 4 Zodiak Paling Beruntung Hari Senin 27 April 2026: Taurus Dalam Keberhasilan Besar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Melihat Chairlift di Tugu Monas, Fasilitas untuk Lansia dan Ibu Hamil Naik Turun
Pariwisata

Melihat Chairlift di Tugu Monas, Fasilitas untuk Lansia dan Ibu Hamil Naik Turun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Fasilitas Chairlift di Tugu Monas untuk Membantu Pengunjung yang Membutuhkan

Tugu Monumen Nasional (Monas) di Gambir, Jakarta Pusat, kini dilengkapi dengan fasilitas chairlift atau kursi angkat. Fasilitas ini dirancang khusus untuk membantu mobilitas pengunjung lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, hingga ibu hamil saat naik dan turun tangga di area tersebut.

Fasilitas chairlift berupa kursi yang menempel pada rel besi yang dipasang di sepanjang jalur tangga Tugu Monas. Fasilitas ini telah dijajaki langsung oleh tim jurnalis pada Jumat (9/1/2026) di Kompleks Tugu Monas. Salah seorang petugas Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Saepudin (35), menjelaskan bahwa terdapat tiga titik di Tugu Monas yang dilengkapi chairlift:

  • Titik pertama berada di pintu keluar Tugu Monas yang terhubung langsung dengan Museum Monas.
  • Selanjutnya, chairlift juga terpasang di tangga yang menghubungkan area museum dengan tangga menuju plataran bawah atau Cawan Monas.
  • Titik ketiga berada di tangga angkat yang menuju ke bagian Cawan Monas.

“Jadi ada di tiga titik. Bisa dimanfaatkan oleh lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil atau masyarakat yang memerlukan bantuan mobilitas,” ujar Saepudin saat dijumpai di lokasi.

Namun, menurut dia, chairlift tidak diperuntukkan bagi anak-anak. Selain itu, pengunjung Monas yang masih memiliki kemampuan mobilitas fisik yang baik juga tidak diperbolehkan menggunakan chairlift.

“Kalau yang masih kuat jalan, naik-turun tangga. Kita tidak perbolehkan pakai ya,” kata Saepudin.

Cara Kerja Kursi Angkat di Monas

Saepudin menjelaskan bahwa sebelum memanfaatkan fasilitas tersebut, pengunjung lansia dan ibu hamil akan terlebih dahulu ditanya oleh petugas UPK Monas. Pertanyaan itu biasanya disampaikan ketika petugas melihat lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas yang hendak memasuki Kompleks Tugu Monas.

“Ditanya, ‘Apakah Ibu atau Bapak masih kuat naik tangga? Atau ada kendala saat turun tangga?’ Jika ada kita bantu untuk memanfaatkan chairlift,” tuturnya.

“Untuk penyandang disabilitas sudah pasti kita langsung fasilitasi. Jadi, saat menggunakan chairlift nanti semua tetap kita awasi, kita bantu dengan remote control untuk menggerakkan lift angkat,” lanjutnya.

Petugas lalu akan membuka kursi chairlift yang terlipat agar bisa diduduki oleh pengguna. Setelah pengguna duduk, sabuk pengaman (seatbelt) dipasang melintang di bagian paha untuk menjaga keamanan. Selanjutnya, petugas akan memberi aba-aba bahwa chairlift siap digunakan.

“Lalu kami tekan tombol pada remote control. Pengguna tinggal duduk saja. Chairlift akan langsung membawa menaiki tangga sampai ke atas atau sebaliknya,” jelas Saepudin.

Petugas, menurut dia, siap mengawasi selama chairlift digunakan untuk menaiki dan menuruni tangga. Namun, para pengguna juga bisa mengatur pergerakan chairlift secara mandiri untuk naik dan turun tangga. Caranya dengan menyentuh alat pengendali seperti bola yang ada di lengan kursi chairlift.

“Tekan dan tahan, lalu nanti chairlift akan bergerak saat kita naiki ke arah atas atau bawah. Kalau dilepas, kursi kita berhenti,” tutur Saepudin.

Setelah sampai di lantai atas atau bawah, seatbelt dilepas dan pengguna bisa lanjut berjalan kaki di area yang datar.

Kapasitas dan Pengalaman Pengguna

Saepudin menyebut, kapasitas chairlift memiliki batas berat maksimal untuk pengguna yang diangkut. “Maksimal chairlift ini mengangkut beban 120 kilogram (kg). Kalau lebih dari itu berisiko,” tuturnya.

“Fasilitas ini gratis. Bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Saepudin.

Indonesiadiscover.com berkesempatan mencoba chairlift untuk menaiki dan menuruni tangga di Tugu Monas. Saat digunakan di bagian pintu keluar Tugu Monas, waktu tempuh naik maupun turun chairlift masing-masing sekitar satu menit. Sementara itu, pada tangga yang menghubungkan Museum Monas dengan tangga menuju Cawan Monas, waktu yang diperlukan untuk naik dan turun masing-masing sekitar 1 menit 45 detik. Adapun untuk menaiki tangga menuju Cawan Monas, waktu tempuhnya kurang dari satu menit.

Chairlift bergerak perlahan dan tidak terasa curam saat digunakan untuk turun tangga. Saat chairlift bergerak naik maupun turun, terdengar alunan musik. Musik yang diputar berupa petikan gitar dengan irama pop.

“Dari sana-nya (produsen chairlift) sudah seperti itu. Memang ada musiknya,” kata Saepudin.

Adapun chairlift yang dipakai di Monas ini merupakan buatan Taiwan. Salah seorang pengunjung Tugu Monas, Eli Nursari (59), memanfaatkan fasilitas chairlift saat ditemui Indonesiadiscover.com. Warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang berwisata ke Monas itu tertarik memanfaatkan lift karena kondisi kakinya sudah tidak fit akibat usia dan mengalami kecelakaan.

“Kalau naik tangga sebenarnya masih kuat. Asalkan pelan-pelan. Kalau turun tangga itu saya yang sulit. Kaki bagian bawah sakit jika tertekuk kan,” kata Eli.

“Saat ditawari petugas buat naik ini saya langsung iyakan. Sekaligus mencoba. Jadi cepat naik-turun tangganya. Buat lansia kayak saya naik turun itu satu demi satu tangga lho,” jelasnya.

Eli bilang, chairlift sebaiknya disosialisasikan lebih luas agar pengunjung lebih paham fungsinya. Selain itu, menurut dia perlu dijelaskan bahwa fasilitas tersebut gratis.

“Tadi soalnya saya sempat bertanya ini gratis apa bayar? Karena kan kursinya bagus ya,” tuturnya.

Pengunjung Monas lainnya, Lukita (64), mulanya juga menduga fasilitas chairlift berbayar. Karena itu, ia sempat bertanya berkali-kali kepada petugas.

“Kalau saya sebenarnya masih kuat naik dan turun tangga ya. Apalagi kalau bareng cucu-cucu begini, malu kalau naik itu kan. Tapi infonya saya mau kasih tahu ke teman-teman,” kata Lukita.

“Fasilitasnya bagus. Memang kalau tempat wisata sebaiknya ada fasilitas seperti ini untuk membantu yang kesulitan mobilitas,” tuturnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal KA Minangkabau Ekspres 2026: Pulau Air–BIM PP, Tiket Rp 10 Ribu

30 April 2026

Itinerary Hong Kong Ocean Park & Tur Panda 1 Hari dengan Budget Rp 1 Jutaan

30 April 2026

14 Oleh-Oleh Populer di Toko Don Quijote yang Diserbu Wisatawan

30 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Hasil MotoGP Spanyol 2026: Marquez Jatuh di Tikungan 11, Alex Rebut Posisi Tercepat

4 Mei 2026

Pemprov Jatim Siapkan Pagar Permanen di Jembatan Cangar, Upaya Serius Tekan Aksi Bunuh Diri

4 Mei 2026

Kejurnas ORADO 2026: Bangka Belitung Juara Senior, Sulsel Juara Junior

4 Mei 2026

7 Gaya Rambut Harian dengan Prompt Gemini AI

4 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?