Antisipasi Banjir di Wilayah Bengkayang
Pihak kepolisian terus melakukan antisipasi banjir di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir susulan, khususnya di daerah wisata alam yang sempat terkena dampak banjir beberapa waktu lalu.
Kapolsek Sanggau Ledo, AKP Harto Simanjuntak, menyampaikan bahwa pihaknya tetap menjaga kondisi riam-riam di wilayah Sanggau Ledo serta 17 kecamatan lainnya. Menurutnya, kegiatan antisipasi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan pengunjung wisata.
Kondisi Wisata Alam yang Sudah Surut
Beberapa tempat wisata seperti Riam Panggar dan Parangek di Dusun Segonde, Desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, telah mengalami penurunan debit air. Saat ini, kondisi air di kedua lokasi tersebut sudah surut dan mengalir normal seperti biasanya.
Sebelumnya, Ketua Pengelola, Thomas, menyampaikan bahwa kondisi air di riam mulai naik sekitar pukul 11 malam dan pukul 4 dini hari pada Jumat, 9 Januari 2026. Namun, ia menegaskan bahwa saat ini kondisi air sudah mulai berangsur surut.
Keamanan dan Kesiapan Pengelola Wisata
Meskipun air sempat naik, kawasan wisata masih dalam keadaan aman dan terkendali dari debit air. Lokasi wisata tidak ditutup sementara karena pengunjung belum tentu datang pada saat hujan. Selain itu, pengelola juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar menjaga keselamatan, khususnya jangan mendekati air terjun apabila kedalaman air mencapai 5 meter dengan arus berputar.
Kerusakan yang Terjadi
Ketua Pokdarwis Riam Panggar Kabupaten Bengkayang, Anaton, menyampaikan bahwa air mulai naik sekitar pukul 4 dini hari pada Jumat kemarin. Beruntung, saat kondisi air mulai naik, tidak ada wisatawan yang berada di sekitaran Riam Panggar.
Adapun kerusakan yang dialami hanya beberapa spot foto yang hanyut terbawa arus. Meskipun kondisi air sudah mulai membaik dan surut, pihak pengelola tetap membuka tempat wisata karena kondisi air sudah aman.
Penutup
Seluruh pihak terkait terus memantau situasi banjir di wilayah Bengkayang. Dengan langkah-langkah antisipasi yang dilakukan, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir susulan dan menjaga keselamatan masyarakat serta pengunjung wisata.



