Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 17 October 2026
Trending
  • Fitur rahasia One UI 9, begini cara blokir internet aplikasi
  • Ajang MotoGP Mandalika 2026 ikut dongkrak omzet UMKM Lombok
  • Bupati Ketapang Alex minta kuota Pertalite ke SPBU tak dikurangi, antrean BBM jadi sorotan
  • Profil Kombes Christian Tobing Kapolresta Sidoarjo yang dimutasi ke SSDM Polri, ini prestasinya
  • Masih berlaku promo Superindo Jabodetabek & Palembang, banjir diskon produk
  • DPR desak penanganan serius korban keracunan MBG, siswi usia 16 tahun di Karo diduga hilang ingatan
  • Prediksi skor Villarreal vs Napoli: I Partenopei berburu poin di Estadio de la CerĂ¡mica
  • Renungan Katolik Selasa 13 Oktober 2026, Jangan hanya tampak baik di luar tetapi bersihkanlah hatimu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Pameran Kreatif, Bantu Anak Mengenal Hukum Melalui Seni
Ragam

Pameran Kreatif, Bantu Anak Mengenal Hukum Melalui Seni

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran Seni dalam Pemulihan Psikososial Anak di LPKA

Anak yang berhadapan dengan hukum di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) sering mengalami masalah psikososial seperti regulasi emosi, ekspresi, komunikasi, dan kepercayaan diri yang kurang optimal. Untuk membantu mereka melewati masa ini, salah satu cara yang digunakan adalah intervensi art therapy, khususnya melalui puisi dan seni rupa.

Terapi seni terbukti efektif sebagai media katarsis emosional, mengurangi stres, serta meningkatkan regulasi emosi. Misalnya, puisi dapat meningkatkan self-esteem dan keterampilan sosial, sedangkan seni lukis dan menulis memfasilitasi refleksi diri serta mengurangi kecemasan. Dengan demikian, seni menjadi alat penting dalam proses pemulihan psikososial anak-anak tersebut.

Proyek Akrab: Inisiatif dari SMA Kuntum Cemerlang

Berangkat dari kesadaran akan pentingnya seni dalam pemulihan psikososial, para murid SMA Kuntum Cemerlang menginisiasi proyek Akrab atau Aksi Kreatif Remaja untuk Asa Baru. Mereka membantu anak berhadapan dengan hukum di LPKA Bandung melalui terapi seni berbasis puisi dan galeri seni. Tujuan utama dari proyek ini adalah mendukung pemulihan psikososial, menyalurkan emosi, dan mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat.

Karya-karya hasil dari proyek ini dipamerkan dalam pameran “Akrab” di Orbital Dago, Jalan Rancakendal Luhur, Bandung, pada periode 24 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Deretan karya yang disajikan merupakan hasil dari proses pendampingan panjang yang berlangsung di LPKA Bandung pada 4 Oktober hingga 6 Desember 2025.

Ruang Tumbuh bagi Anak Berhadapan dengan Hukum

Pembina seni rupa sekaligus pemilik Orbital Dago Rifky Effendy menjelaskan bahwa “Akrab” hadir sebagai ruang tumbuh bagi anak berhadapan dengan hukum. Melalui karya, mereka menuturkan banyak kisah yang kerap tertahan. Ada suka duka yang tak terucap, luapan emosi berlapis, ingatan yang timbul tenggelam, serta pandangan hidup yang perlahan dirumuskan kembali.

“Karya menjadi jalan setapak menuju ruang yang lebih lapang. Tempat seni dirayakan sebagai proses berbagi, pelepasan, dan pencarian diri, tanpa tuntutan tema, batasan cara ungkap, dan tanpa keharusan menjelaskan segalanya,” tutur Rifky.

Menurut dia, dalam “Akrab” seni diposisikan sebagai bahasa, sebuah parole yang memberi ruang bagi keberadaan, kerentanan, dan kemungkinan untuk berubah. Lewat puisi dan karya visual, para peserta diajak mendengarkan diri sendiri, mengenali emosi, dan membangun kepercayaan atas pengalaman hidupnya.

Kebebasan dalam Berkarya

Karya-karya itu lahir dari kebebasan penuh berkarya. Membiarkan setiap goresan, warna, dan kata tumbuh secara organik sesuai ritme batin masing-masing.

“Tidak ada tema yang ditetapkan. Soalnya, yang dirayakan adalah kejujuran proses. Bagaimana sesuatu dirasakan sebelum diberi nama, dan bagaimana seni menjadi medium untuk menampungnya,” kata Rifky.

Dia menyebutkan, setiap karya menjadi fragmen percakapan batin. Sebagian lirih, sebagian meledak, dan sebagian lain hadir dalam diam. Hal itu memperlihatkan upaya memahami diri, menata ulang ingatan, serta merespons dunia di sekitarnya.

Banyak Warna dalam Pemahaman

Pilihan medium, teknik, dan bentuk visual yang beragam tidak dimaknai sebagai perbedaan gaya semata. Akan tetapi, sebagai cara personal memandang persoalan, memperkarakannya, dan berdamai dengannya.

Rifky menegaskan, karya-karya tersebut tidak berdiri sebagai pengakuan masa lalu. Akan tetapi, sebagai penanda proses, bahwa perubahan berlangsung secara bertahap dan rapuh.

Rifky menyebutkan, pameran ini mengajak untuk memandang karya-karya dari anak berhadapan dengan hukum bukan dari latar belakang hukumnya. Namun, dari kemanusiaannya, sebagai individu yang sedang belajar, bertumbuh, dan menyiapkan diri untuk kembali menapaki kehidupan sosial.

“Dalam setiap karya yang dipajang, tersirat harapan sederhana tetapi mendasar. Bahwa, setiap anak layak mendapatkan ruang aman, kesempatan kedua, dan asa baru untuk melanjutkan hidup,” ujar Rifky.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Fitur rahasia One UI 9, begini cara blokir internet aplikasi

16 October 2026

Ajang MotoGP Mandalika 2026 ikut dongkrak omzet UMKM Lombok

16 October 2026

Apple gelar acara Welcome Home hari ini, ini 3 produk yang diprediksi meluncur

16 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Fitur rahasia One UI 9, begini cara blokir internet aplikasi

16 October 2026

Ajang MotoGP Mandalika 2026 ikut dongkrak omzet UMKM Lombok

16 October 2026

Bupati Ketapang Alex minta kuota Pertalite ke SPBU tak dikurangi, antrean BBM jadi sorotan

16 October 2026

Profil Kombes Christian Tobing Kapolresta Sidoarjo yang dimutasi ke SSDM Polri, ini prestasinya

16 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?