Pemkot Bandung Percepat Pembangunan PJU di Ruas Jalan Prioritas
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan langkah percepatan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang lebih ideal pada sejumlah ruas jalan prioritas. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan terkait penguatan infrastruktur perkotaan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Panji Kharismadi menjelaskan bahwa terdapat 18 ruas jalan yang menjadi atensi Pemkot Bandung. Ruas-ruas tersebut meliputi peningkatan PJU, lampu lalu lintas, trotoar, dan infrastruktur pendukung lainnya.
“Dari 18 ruas jalan tersebut, sekitar setengahnya sudah memiliki PJU yang ideal, seperti di Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Juanda. Untuk ruas-ruas ini, fokus kami lebih pada pemeliharaan,” ujar Panji.
Namun demikian, masih terdapat sejumlah ruas jalan dengan PJU yang belum ideal. Di lokasi tersebut, lampu penerangan masih menggunakan stang yang menumpang di tiang PLN, dengan jarak antar tiang yang cukup jauh sehingga menimbulkan blank spot pencahayaan.
Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian antara lain Jalan Sunda, Jalan Veteran, dan Jalan Suniaraja. Dishub Kota Bandung telah menyusun rencana kebutuhan pembangunan PJU di ruas-ruas tersebut, apabila terdapat penambahan anggaran.
“Kami sudah menyiapkan perencanaan kebutuhan pembangunan PJU untuk ruas jalan yang belum ideal. Jika ada penambahan anggaran, pembangunan akan kami laksanakan sesuai tahapan,” kata Panji menjelaskan.
Pemeliharaan PJU yang Terus Dilakukan
Selain pembangunan baru, Dishub juga terus melakukan pemeliharaan PJU yang ada. Saat ini, Kota Bandung memiliki sekitar 54.000 unit PJU dengan usia yang bervariasi. Pada musim penghujan, sejumlah kendala muncul akibat komponen lampu yang sudah aus dan rentan mengalami korosi.
Di sisi lain, Dishub Kota Bandung juga mencatat tantangan lain berupa kabel PJU bawah tanah yang rawan hilang, serta pencahayaan yang terhalang oleh pepohonan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dishub berkolaborasi dengan BPBD dan DPKP Kota Bandung dalam melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik. Temuan permasalahan PJU ini juga diperoleh dari hasil Siskamling Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung, di mana keluhan warga menjadi dasar tindak lanjut cepat di lapangan.
Target Pelaksanaan PJU Ideal
Terkait target pelaksanaan, Dishub menargetkan pembangunan PJU ideal di ruas jalan prioritas dapat dimulai pada Triwulan 2026, mengingat pembangunan konstruksi memerlukan proses perencanaan yang matang.
Pemkot Bandung berharap, dengan peningkatan kualitas PJU ini, kenyamanan, keselamatan, serta keamanan pengguna jalan dapat semakin meningkat di seluruh wilayah Kota Bandung.
Tantangan dan Solusi yang Dihadapi
Salah satu tantangan utama dalam pembangunan PJU adalah kondisi infrastruktur yang sudah tua dan tidak merata. Beberapa area masih menggunakan sistem penerangan lama yang tidak efisien dan sering kali mengalami gangguan. Selain itu, cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang juga memengaruhi kinerja PJU.
Untuk mengatasi masalah ini, Dishub Kota Bandung telah merancang strategi jangka panjang. Rencana tersebut mencakup penggantian komponen-komponen yang rusak atau usang, serta pemasangan sistem penerangan modern yang lebih hemat energi dan tahan lama.
Selain itu, kolaborasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan DPKP sangat penting dalam memastikan keberhasilan program ini. Keterlibatan warga juga menjadi faktor kunci dalam mempercepat penyelesaian proyek PJU.
Masa Depan PJU di Kota Bandung
Dengan adanya rencana percepatan pembangunan PJU, diharapkan nantinya semua ruas jalan utama di Kota Bandung akan memiliki penerangan yang memadai. Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Pemkot Bandung juga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi kinerja PJU agar bisa segera menangani masalah yang muncul. Dengan upaya ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat akan semakin baik dan suasana kota akan lebih nyaman.



