Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»PSM Makassar Kehilangan: Yoko Suprianto Jadi Wasit Super League Pertama, Dominasi Liga 2
    Olahraga

    PSM Makassar Kehilangan: Yoko Suprianto Jadi Wasit Super League Pertama, Dominasi Liga 2

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 December 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Wasit Muda Yoko Suprianto Jadi Sorotan dalam Laga PSM Makassar vs Malut United

    Laga antara PSM Makassar dan Malut United di Stadion BJ Habibie, Minggu (21/12/2025) menjadi sorotan utama karena keputusan wasit Yoko Suprianto yang menimbulkan pro dan kontra. Pada pertandingan ini, Malut United berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 1-0 melalui gol cepat David da Silva pada menit ke-2.

    PSM Makassar memiliki peluang untuk menyamakan skor pada menit ke-83. Rizky Eka dijatuhkan oleh pemain Malut United di area penalti. Yoko Suprianto langsung menunjuk titik putih. Namun, tidak ada protes berlebihan dari pemain Malut United. Bahkan Yuran Fernandes sudah meletakkan bola di titik putih dan bersiap menendang. Kiper Malut Alan Jose Bernardon juga sudah siap di bawah mistar.

    Dari pinggir lapangan, Ciro Alves memberikan protes kepada asisten wasit. Setelah itu, Yoko Suprianto memutuskan untuk mengecek VAR. Keputusan yang mengejutkan diambil: ia membatalkan penalti PSM Makassar dan mencabut kartu kuning yang diberikan kepada Angulo.

    Yoko Suprianto, yang baru berusia 26 tahun, adalah wasit asal Sumatera Barat. Ini merupakan pertama kalinya ia memimpin laga Super League. Sebelumnya, ia lebih sering memimpin laga di Pegadaian Championship atau Liga 2. Dalam lima pertandingan yang dipimpinnya, tercatat total 23 kartu kuning dan satu kartu merah.

    Kartu Kuning yang Dikeluarkan

    Dalam pertandingan kali ini, Yoko Suprianto mengeluarkan tujuh kartu kuning. Satu kartu kuning diberikan kepada pemain PSM Makassar, Gledson Paixao Da Silva. Sementara enam pemain Malut United menerima kartu kuning, yaitu Alan Jose Bernardon, Igor Inocencio, Abduh Lestaluhu, Wbeymar Angulo, Tri Setiawan, dan David da Silva.

    Rizky Eka, pemain PSM Makassar, menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan diving. Ia mengatakan bahwa ada kontak saat melewati celah di antara dua pemain Malut United. “Dia (pemain Malut United) menarik jersey saya. Saat itu wasit pas di depan saya dan saya yakin itu betul-betul penalti,” katanya saat konferensi pers usai pertandingan.

    Ia percaya timnya akan mendapat penalti ketika wasit mengecek VAR. Namun, kecewa harus didapat setelah sang pengadil lapangan justru menganulir penalti. “Saya sangat kecewa dengan keputusan itu,” ucapnya dengan pandangan menunduk.

    Tanggapan Pelatih PSM Makassar

    Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, tak ingin membicarakan panjang lebar soal penalti. Namun, berdasarkan pemahamannya di momen tersebut dan fungsi wasit serta VAR, harusnya itu penalti. Apalagi, sebelum pertandingan PSM Makassar vs Malut United, pihaknya mendapat kesempatan berdiskusi dengan tim penilai wasit.

    “Opini saya, keputusan yang tepat diambil pada saat itu adalah penalti,” katanya. Menurut dia, jika wasit VAR memanggil wasit tengah melihat VAR, mereka harus memberikan bukti untuk menchallenge keputusan wasit dengan bukti-bukti 100 persen.

    “Wasit sudah mengatakan bahwa itu adalah penalti. VAR tugasnya kalau memang mau challenge wasit, harus memberikan bukti 100 persen, ini bukan penalti, ini buktinya loh. VAR posisinya ada di sini,” tuturnya.

    Ia menambahkan, wasit seharusnya menyampaikan apa yang dilihat di kamera dan menjelaskan bukti pelanggaran itu bukan penalti. “Ini pemahaman saya terhadap VAR,” sebut pelatih asal Republik Ceko ini.

    Penilaian Terhadap Penggunaan VAR

    Tomas Trucha mengaku senang sepak bola Indonesia sudah menggunakan VAR. Namun, perlu dipahami bahwa wasit juga adalah manusia. “Kadang-kadang mereka melakukan kesalahan,” ucapnya. Mantan Pelatih Penang FC tak ragu meminta maaf jika pemahamannya keliru.

    “Jika keputusan ini adalah keputusan benar, dan saya kirim permintaan maaf,” katanya dengan tangan menyilang di atas meja.

    Kendati demikian, Tomas Trucha menilai secara keseluruhan wasit bertugas dengan baik. “Dia adalah wasit muda dan dia memberikan usaha yang baik di pertandingan ini untuk memimpin pertandingan ini,” sebutnya.

    Namun, pelatih berusia 54 tahun meminta Yoko Suprianto meningkatkan kemampuan dalam VAR. “Mereka mungkin harus lihat di mana yang salah di situ. Saya kira wasit ini mempunyai talenta dan saya berharap dia melakukan kerja yang baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?