Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Rekor Mengerikan Wolves: Menyamai Rekor Terburuk Tanpa Kemenangan di Liga Primer
    Olahraga

    Rekor Mengerikan Wolves: Menyamai Rekor Terburuk Tanpa Kemenangan di Liga Primer

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 December 2025No Comments6 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Wolves kini menjadi salah satu tim yang paling mengkhawatirkan di Liga Primer Inggris musim ini. Setelah kekalahan 2-0 dari Brentford akhir pekan lalu, mereka resmi menyamai rekor buruk Sheffield United dari musim 2020/21 dengan 17 laga awal tanpa kemenangan. Kini, mereka berada di dasar klasemen dengan hanya 2 poin dan diperkirakan akan segera memecahkan rekor tersebut jika tidak mampu meraih kemenangan dalam waktu dekat.

    Statistik Horor yang Menggambarkan Krisis Wolves

    Dari 17 pertandingan awal musim ini, Wolves telah kalah sebanyak 15 kali dan hanya mampu meraih dua hasil imbang. Raihan 2 poin ini identik dengan apa yang dialami oleh Sheffield United beberapa tahun lalu. Performa mereka sangat mengkhawatirkan baik di lini serang maupun pertahanan. Lini serang mereka hanya mencetak 9 gol, jumlah terendah di antara seluruh kontestan Liga Primer. Sementara itu, lini pertahanan mereka sangat rapuh dengan kebobolan 37 gol, jumlah terbanyak di liga.

    Tren negatif ini diperparah dengan fakta bahwa mereka telah kalah dalam 10 pertandingan liga secara beruntun. Poin terakhir yang berhasil mereka raih terjadi pada 5 Oktober lalu saat bermain imbang 1-1 melawan Brighton di kandang. Kekalahan dari ketiga tim promosi musim ini juga menjadi indikator kuat bahwa kualitas skuad Wolves saat ini berada di bawah standar kompetisi kasta tertinggi.

    Tabel Rekor Start Tanpa Kemenangan Terbanyak di Liga Primer

    TimMusimJumlah LagaStatus Akhir
    Wolverhampton Wanderers2025/2617Sedang Berlangsung
    Sheffield United2020/2117Degradasi (Posisi 20)
    Queens Park Rangers2012/1316Degradasi (Posisi 20)
    Swindon Town1993/9415Degradasi (Posisi 22)
    Newcastle United2021/2214Bertahan (Posisi 11)

    Jika Wolves gagal menang di laga berikutnya, mereka akan berdiri sendiri di puncak daftar ini, melampaui rekor Sheffield United dan QPR.

    Pergantian Pelatih Tanpa Dampak Instan

    Manajemen Wolves mencoba melakukan penyelamatan musim dengan memecat VĂ­tor Pereira setelah 10 pertandingan awal yang berakhir dengan kekalahan telak 3-0 dari Fulham. Rob Edwards kemudian didatangkan dari Middlesbrough dengan harapan dapat memberikan suntikan moral dan taktik baru. Namun, realitas di lapangan ternyata jauh lebih sulit dari yang diperkirakan.

    Hingga tujuh pertandingan di bawah asuhan Edwards, Wolves masih belum mampu meraih satu poin pun di Liga Primer. Meski ada klaim mengenai peningkatan performa dalam beberapa laga, hasil akhir tetap menunjukkan tren negatif. Kekalahan 2-1 dari Arsenal yang diwarnai dua gol bunuh diri di masa injury time menjadi salah satu momen paling menyakitkan dan tidak beruntung di era Edwards.

    Laga melawan Brentford pekan lalu seharusnya menjadi peluang emas untuk memecahkan telur kemenangan. Namun, tekanan mental terlihat jelas saat Jorgen Strand Larsen gagal mengeksekusi penalti di menit-menit akhir yang bisa mengubah jalannya laga. Kegagalan tersebut seolah merangkum nasib sial yang terus menaungi Wolves sepanjang musim ini.

    Jadwal Neraka dan Ancaman Rekor Baru

    Nasib Wolves untuk memecahkan rekor buruk ini tampaknya sangat besar peluangnya, mengingat siapa lawan mereka selanjutnya. Wolves harus bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool pada laga ke-18. Meski Liverpool asuhan Arne Slot tidak sedang dalam performa puncak, perbedaan kualitas materi pemain dan atmosfer Anfield membuat misi Wolves mencari kemenangan perdana terasa mustahil.

    Jika gagal menang melawan Liverpool, Wolves akan resmi menjadi pemegang rekor tunggal untuk start tanpa kemenangan terpanjang dalam sejarah Liga Primer dengan 18 laga. Hal ini akan menjadi noda sejarah yang sulit dihapus bagi klub. Tekanan untuk tidak menjadi “yang terburuk sepanjang masa” akan menjadi beban tambahan bagi para pemain di lapangan.

    Setelah lawatan ke Anfield, jadwal tidak menjadi lebih mudah karena mereka harus bertandang ke Old Trafford menghadapi Manchester United. Perlu diingat, Setan Merah baru saja membantai Wolves dengan skor 4-1 dalam pertemuan sebelumnya beberapa pekan lalu. Potensi untuk memperpanjang rekor tanpa kemenangan hingga 19 laga sangat terbuka lebar.

    Satu-satunya sinar harapan yang realistis mungkin ada pada laga kandang melawan West Ham United pada 3 Januari. Ini bisa menjadi kesempatan terbaik Wolves untuk akhirnya meraih tiga poin, mengingat mereka pernah mengalahkan West Ham di ajang Piala Liga musim ini. Namun, mereka harus bisa bertahan secara mental melewati jadwal neraka akhir tahun ini terlebih dahulu.

    Sejarah Degradasi dan Pengecualian Newcastle

    Sejarah Liga Primer menunjukkan bahwa tim yang gagal memenangkan pertandingan dalam jumlah sebanyak ini di awal musim hampir pasti terdegradasi. Sheffield United (2020/21), QPR (2012/13), dan Swindon Town (1993/94) semuanya berakhir turun kasta setelah start buruk mereka. Pola ini memberikan gambaran suram bagi masa depan Wolves di sisa musim ini.

    Satu-satunya anomali dalam daftar rekor buruk ini adalah Newcastle United pada musim 2021/22. The Magpies gagal menang dalam 14 laga awal (7 seri, 7 kalah), namun berhasil finis di posisi ke-11. Namun, konteksnya sangat berbeda; Newcastle saat itu baru saja diakuisisi pemilik kaya raya dan melakukan belanja pemain besar-besaran di bursa transfer Januari serta menunjuk Eddie Howe yang membawa dampak instan.

    Wolves tidak memiliki kemewahan situasi seperti Newcastle. Keterbatasan finansial dan moral tim yang sudah terlanjur rusak membuat peluang kebangkitan ala Newcastle sangat tipis. Tidak ada tim dalam sejarah yang pernah melewati 17 laga tanpa menang dan tetap bertahan di kasta tertinggi, menjadikan tugas Rob Edwards sebagai salah satu pekerjaan terberat di sepakbola Inggris saat ini.

    Puasa Kemenangan Lintas Musim

    Penderitaan suporter Wolves sebenarnya jauh lebih panjang daripada sekadar 17 laga musim ini. Jika digabungkan dengan hasil akhir musim lalu, Wolves kini telah menjalani total 21 pertandingan Liga Primer tanpa kemenangan. Mereka menutup musim lalu dengan tiga kekalahan dan satu hasil imbang dalam empat laga terakhir, membawa tren negatif tersebut ke musim baru.

    Kemenangan liga terakhir yang dirayakan oleh publik Molineux terjadi pada 26 April lalu saat mengalahkan Leicester City dengan skor 3-0. Artinya, sudah sekitar delapan bulan para pendukung Wolves tidak merasakan manisnya tiga poin di kompetisi liga. Sebuah periode puasa yang sangat menyiksa bagi klub yang beberapa musim lalu masih bersaing untuk tiket Eropa.

    Satu-satunya hiburan kecil musim ini datang dari ajang Piala Liga, di mana mereka berhasil meraih dua kemenangan melawan West Ham dan Everton. Namun, kemenangan di piala domestik tidak bisa menutupi lubang besar di performa liga mereka. Kemenangan-kemenangan tersebut hanya menjadi pengingat pahit bahwa skuad ini sebenarnya mampu menang, namun entah mengapa selalu gagal di liga.

    Para suporter kini hanya bisa berharap tim kesayangan mereka setidaknya bisa memberikan satu kemenangan hiburan sebelum musim berakhir. Entah kapan momen itu akan datang, namun keinginan untuk sekadar mengepalkan tangan merayakan kemenangan di peluit akhir telah menjadi kerinduan yang mendalam setelah delapan bulan penuh kekecewaan.

    Puasa Kemenangan Liga Wolves

    StatistikData
    Total Laga Tanpa Menang21 Pertandingan (Lintas Musim)
    Kemenangan Terakhir3-0 vs Leicester City (26 April)
    Durasi Waktu+/- 8 Bulan
    Kemenangan Musim Ini2 (Hanya di Piala Liga)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?