Tren Selfie dengan MacBook dan Peran AI dalam Mengedit Foto
Tren selfie dengan MacBook kini sedang populer, terutama karena kualitas kamera yang membuat foto terlihat lebih estetik. Meskipun fitur ini merupakan fitur default pada perangkat MacBook, tidak semua perangkat memiliki kemampuan yang sama dalam pengambilan gambar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Gemini AI hadir sebagai alat bantu yang dapat membantu pengguna mengedit foto agar terlihat seperti diambil menggunakan perangkat MacBook sungguhan.
Gemini AI mampu mengedit foto dengan berbagai cara, termasuk membuat komposisi foto yang lebih seimbang, latar tempat dan suasana yang lebih bersih, serta penampilan subjek yang lebih menonjol. Proses pengeditan juga cukup mudah, yaitu dengan mengunggah foto yang ingin diedit dan memasukkan prompt AI yang sesuai. Berikut adalah beberapa contoh prompt AI yang bisa digunakan untuk mengedit foto agar terlihat seperti diambil menggunakan MacBook:
1. MacBook Selfie 3 Bingkai
Prompt ini menciptakan triptych selfie vertikal tiga frame yang menampilkan satu subjek, meniru pakaian, wajah, dan gaya rambut dari referensi. Pada frame pertama, subjek membuat ekspresi pout sambil menyentuh bibir dengan lembut. Frame kedua menunjukkan subjek menopang dagu dengan kedua tangan, dengan stiker hati warna pink di sekitar kepala, menciptakan nuansa manis dan playful. Pada frame ketiga, subjek menutupi mulut sambil membuat ekspresi lucu dan ceria. Latar dalam ruangan rumah dengan dinding beige terang dan tirai cokelat, pencahayaan lembut dari atas. Gaya keseluruhan seperti candid Instagram, foto santai sehari-hari yang manis dan hangat. Palet warna hangat dengan saturasi rendah, warna alami dan realistis. Komposisi vertikal medium close-up, dengan subjek mendominasi frame. Tambahkan sedikit grain untuk meniru hasil foto ponsel, dan tampilkan ekspresi mikro yang hidup dan detail di wajah.
2. Selfie Imut dengan Aplikasi Foto di MacBook
Prompt ini menciptakan gambar hiper-realistis seorang perempuan, wajah harus persis sama dengan foto asli yang dilampirkan 100 persen, jangan diubah sama sekali. Seorang gadis, difoto di layar komputer MacBook, terlihat di jendela pratinjau kamera photobooth. Rasio fotonya 3:4. Di layar, foto kotakannya menunjukkan wajahnya ditopang oleh kedua telapak tangan. Rambut panjang lurus cokelat tua, makeup ala Korea, mata bulat berkilau, bulu mata panjang melengkung, pipi diberi blush tipis warna pink di area pipi dan ujung hidung, bibir diberi lip gloss pink mengilap sehat. Latar belakang dinding putih polos. Matanya tampak sedikit sedih tapi tetap imut. Tambahkan stiker hati warna pink mengambang di atas kepala dengan ukuran berbeda dalam bentuk overlay digital. Layar komputer menampilkan elemen UI realistis: bar atas bertuliskan Photo Booth, ikon profil kecil, dan teks Aktivitas Teman. Ada jendela aplikasi chat/music terlihat sebagian di sisi kiri dengan interface sedikit transparan, serta wallpaper desktop kuning yang memantul di bagian atas. Tampilkan sebagian bingkai layar, kursor, dan bar thumbnail foto sebelumnya di bawah blur. Cahaya berasal dari lampu kamar yang lembut, latar belakang beige hangat dengan bayangan tipis, resolusi tinggi, detail layar tajam, sedikit pantulan di layar, dan tekstur piksel RGB agar terlihat realistis. Difoto seolah-olah seseorang memotret layar. Estetika hangat, tone warna pastel lembut, filter sedikit dreamy.
3. Mirror Selfie dengan MacBook
Prompt ini salin wajah dan bentuk wajah asli dari gambar yang diunggah sebagai referensi untuk potret dengan sangat realistis, termasuk semua fitur wajah dan detail yang diminta. Buat estetika mirror-selfie cozy di kamar, difoto melalui layar MacBook dengan aplikasi Photo Booth terbuka. Subjek utama adalah seorang perempuan dengan rambut hitam panjang yang tergerai alami di atas bahu, mengenakan sweater putih lengan panjang off-the-shoulder. Pose santai tapi stylish: menundukkan kepala di satu tangan sambil memegang smartphone di tangan lain untuk memotret dirinya sendiri, dengan kuku pendek yang dicat. Layar laptop mendominasi foto, diambil lurus, menunjukkan refleksi subjek melalui Photo Booth, dengan sudut kamera selevel mata dan terpusat, menangkap laptop dan layarnya. Mood dan gaya terasa santai, intim, dan modern ala media sosial, seperti momen candid mirror selfie dengan vibe playful dan cozy. Makeup natural, tanpa eyeshadow atau riasan mata tebal, tidak full glam, dengan kulit tetap mempertahankan tekstur normal (pori terlihat), dan fokus tajam pada mata serta wajah. Tekstur keseluruhan berada di level -2 sampai 0 agar detail kulit tetap terlihat, menciptakan hasil akhir yang realistis dan hangat.



