Kehilangan Aktor James Ransone: Sebuah Kehidupan yang Berjuang dengan Masalah Mental dan Trauma
James Ransone, seorang aktor ternama yang dikenal lewat perannya dalam serial The Wire dan film It: Chapter Two, meninggal dunia pada Jumat, 19 Desember 2025. Menurut laporan dari Kantor Pemeriksa Medis Wilayah Los Angeles, penyebab kematian Ransone adalah gantung diri di sebuah gudang. Ia meninggalkan istri tercinta, Jamie McPhee, serta dua orang anak. Sebelum mengakhiri hidupnya, Ransone sempat membagikan penggalangan dana untuk National Alliance on Mental Illness (NAMI) melalui media sosialnya.
HBO memberikan penghormatan kepada Ransone dengan membagikan foto-foto dari serial The Wire di platform X. Mereka menulis, “Untuk mengenang James Ransone.”
Film dan Serial yang Dibintangi oleh James Ransone
James Ransone dikenal sebagai aktor yang berkontribusi signifikan dalam industri hiburan. Ia muncul dalam serial The Wire di HBO, di mana ia memerankan karakter Ziggy Sobotka, seorang buruh pelabuhan yang impulsif dan juga pengedar narkoba. Perannya dalam serial ini membuatnya menjadi salah satu tokoh yang dikenang oleh para penggemar.
Selain itu, Ransone juga tampil dalam beberapa film horor, termasuk It: Chapter Two (2009), di mana ia memerankan Eddie Kaspbrak, salah satu dari karakter-karakter yang disiksa oleh Pennywise. Ia berakting bersama Bill Hader, Jessica Chastain, dan Bill Skarsgard dalam film tersebut. Saat promosi film ini, Ransone membela genre horor dari kritik yang menyebutnya sebagai “sepele.” Ia bahkan mengatakan, “Katakan itu pada William Friedkin atau Stanley Kubrick,” seperti yang dilaporkan dalam wawancara dengan Anthem Magazine.
Beberapa film lain yang dibintanginya antara lain The Black Phone (2021), sekuelnya Black Phone 2, dan Tangerine karya Sean Baker pada 2015. Ia juga tampil dalam berbagai serial TV seperti Law & Order, Hawaii Five-0, dan Poker Face karya Natasha Lyonne. Menurut laporan People, Ransone mendapatkan perhatian publik setelah berperan sebagai Tate dalam serial remaja Ken Park pada 2002. Ia juga tampil dalam film Prom Night (2008), Sinister (2012), dan Sinister 2 (2015).
Penyintas Pelecehan Seksual
Pada tahun 2021, James Ransone secara terbuka mengungkap bahwa ia adalah seorang penyintas pelecehan seksual. Ia mengatakan bahwa mantan tutornya, Timothy Rualo, melakukan pelecehan seksual terhadapnya selama enam bulan di rumah masa kecilnya di Phoenix, Maryland, pada 1992. Saat itu, Ransone masih berusia 12 tahun, dan kejadian tersebut menyebabkan rasa malu dan aib seumur hidup baginya.
Ransone kemudian mengunggah catatan panjang di Instagram yang dikirimkannya kepada pelaku pelecehan. Setelah berhenti minum alkohol pada 2006, ia siap menghadapi masa lalunya dan melaporkan tuduhan tersebut kepada polisi Baltimore County pada Maret 2020. Namun, pada September 2023, seorang detektif memberitahu Ransone bahwa jaksa penuntut tidak tertarik melanjutkan kasus ini lebih jauh. Akhirnya, Kantor Kejaksaan Negara Bagian Baltimore County tidak mengajukan tuntutan setelah penyelidikan polisi.
Kehidupan dan Kesehatan Jiwa
Pada 2016, Ransone mengungkap bahwa ia berhasil berhenti menggunakan narkoba pada usia 27 tahun, setelah kecanduan heroin selama lima tahun. Ia menjelaskan, “Orang-orang mengira saya berhenti minum alkohol saat mengerjakan ‘Generation Kill.’ Padahal tidak. Saya berhenti minum alkohol enam atau tujuh bulan sebelum itu,” ujarnya dalam wawancara dengan Interview Magazine.
Bantuan Kesehatan Jiwa
Depresi dan masalah mental sering kali tidak terlihat, namun bisa sangat berbahaya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami kesulitan, penting untuk mencari bantuan profesional. Di Jakarta, Dinas Kesehatan menyediakan layanan psikolog gratis bagi warga yang ingin berkonsultasi kesehatan jiwa. Terdapat 23 lokasi konsultasi gratis di 23 Puskesmas Jakarta dengan BPJS. Layanan online juga tersedia melalui situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id.
Selain itu, Anda juga dapat menghubungi lembaga-lembaga berikut untuk konsultasi:
- Yayasan Pulih: (021) 78842580
- Hotline Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan: (021) 500454
- LSM Jangan Bunuh Diri: (021) 9696 9293
Jangan pernah meremehkan masalah mental. Bantuan selalu tersedia, dan hidup Anda berharga.



