Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 25 October 2026
Trending
  • 5 rekomendasi soto seger di Sragen untuk kulineran, ada yang legendaris sejak 1953
  • Kenapa setiap ada demo, IHSG yang merah berubah jadi hijau?
  • Honda City Hatchback dapat penyegaran jadi makin canggih, harga mulai Rp 420 jutaan
  • 5 film romansa Inggris dengan cerita right person, wrong time
  • Pesona Braga: Jejak Eropa di Jantung Bandung
  • 6 alasan mengapa olahraga dapat mempersatukan orang, bahkan yang awalnya tidak saling mengenal
  • Rumah industri paper bag ludes terbakar, BPBD Bali catat 16 kejadian bencana dalam sepekan
  • Kemensos padukan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi keluarga lewat sekolah rakyat
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Samasindo yakin produksi capai 80% pada 2025
Nasional

Samasindo yakin produksi capai 80% pada 2025

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 December 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com.CO.ID – JAKARTA.

PT Sawit Mas Indonesia (Samasindo) menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap realisasi kapasitas produksi pada tahun 2025. Perusahaan produsen crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) ini berencana mencapai tingkat produksi sebesar 75% hingga 80%. Samasindo baru saja mulai beroperasi secara komersial pada awal bulan September 2025.

Direktur PT Sawit Mas Indonesia, Cheny Canliarta, menyatakan bahwa meskipun menghadapi tantangan musim tertentu, perusahaan tetap yakin target produksi dapat tercapai. “Kami memiliki keyakinan bahwa realisasi produksi tahun 2025 bisa mencapai sekitar 75% hingga 80% dari kapasitas terpasang,” ujar Cheny dalam pernyataannya, Rabu (17/12/2025).

Cheny menjelaskan bahwa seluruh produksi CPO Samasindo diserap oleh pasar domestik karena permintaan yang tinggi di dalam negeri. Mayoritas pembeli Samasindo adalah produsen minyak goreng dalam negeri. Hal ini menjadi strategi penting untuk memastikan kinerja perusahaan tetap stabil di tengah persaingan pasar yang ketat.

Untuk menjaga daya saing, Samasindo tidak hanya mengandalkan ketepatan waktu pengiriman, tetapi juga konsistensi kualitas produk. Selain itu, perusahaan juga menjaga komunikasi dua arah yang intensif dengan para pelanggan. Langkah-langkah ini membantu memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan meningkatkan kepercayaan pasar.

Dari sisi konsumsi domestik, data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menunjukkan bahwa konsumsi minyak sawit sepanjang Januari–September 2025 mencapai 18,5 juta ton. Angka ini naik sebesar 5,13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 17,55 juta ton.

Konsumsi terbesar berasal dari sektor biodiesel, yang mencapai 9,41 juta ton atau sekitar 51% dari total konsumsi domestik. Sektor pangan mengikuti dengan konsumsi sebesar 7,37 juta ton (40%), sedangkan sektor oleokimia mencapai 1,67 juta ton (9%).

Di sisi ekspor, volume pengapalan minyak sawit Indonesia pada Januari–September 2025 meningkat sekitar 13% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Volume ekspor naik dari 21,94 juta ton menjadi 24,89 juta ton. Nilai ekspor juga melonjak signifikan sebesar 39,85%, mencapai US$ 27,31 miliar, dibandingkan sebelumnya US$ 19,53 miliar.

Peningkatan ekspor ini menunjukkan bahwa minyak sawit Indonesia masih diminati di pasar internasional. Dengan peningkatan produksi dan ekspor, Samasindo berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor kelapa sawit di Indonesia.

Beberapa faktor yang mendukung peningkatan ekspor antara lain stabilitas harga global, permintaan yang tinggi dari negara-negara tujuan ekspor, serta kebijakan pemerintah yang mendukung sektor pertanian dan perkebunan.

Selain itu, Samasindo juga terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan inovasi dalam proses produksi agar dapat bersaing di pasar global. Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, perusahaan optimis akan mencapai target produksi dan ekspor yang telah ditetapkan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kenapa setiap ada demo, IHSG yang merah berubah jadi hijau?

24 October 2026

Pesona Braga: Jejak Eropa di Jantung Bandung

24 October 2026

Rumah industri paper bag ludes terbakar, BPBD Bali catat 16 kejadian bencana dalam sepekan

24 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 rekomendasi soto seger di Sragen untuk kulineran, ada yang legendaris sejak 1953

25 October 2026

Kenapa setiap ada demo, IHSG yang merah berubah jadi hijau?

24 October 2026

Honda City Hatchback dapat penyegaran jadi makin canggih, harga mulai Rp 420 jutaan

24 October 2026

5 film romansa Inggris dengan cerita right person, wrong time

24 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?