Olahraga Orang Tua Bellingham Dilarang Masuk Ruang Ganti Dortmund Usai Laga vs St...

Orang Tua Bellingham Dilarang Masuk Ruang Ganti Dortmund Usai Laga vs St Pauli

11
0

Debut yang Tidak Sepenuhnya Memuaskan

Pertandingan pembuka Bundesliga antara Borussia Dortmund melawan St. Pauli pada hari Sabtu (23/8) berjalan dengan dinamika yang menarik, baik di lapangan maupun di luar. Salah satu momen penting dalam pertandingan ini adalah tampilnya Jobe Bellingham, pemain muda berusia 19 tahun yang merupakan adik dari Jude Bellingham. Ia dipercaya untuk tampil sejak menit awal, yang menjadi langkah penting bagi klub.

Namun, situasi tidak berjalan sesuai harapan. Dortmund gagal mempertahankan keunggulan 3-1 dan akhirnya harus puas bermain imbang 3-3 melawan St. Pauli. Hal ini mengundang reaksi dari keluarga Jobe, khususnya ayahnya, Mark, dan istrinya, Denise. Mereka tampak tidak puas sejak awal karena Jobe diganti terlalu cepat.

Mark dan Denise kemudian menunggu di lorong dan langsung mencegat petinggi klub untuk menyampaikan kekecewaannya. Menurut laporan, mereka terlibat dalam diskusi emosional dengan direktur olahraga Dortmund, Sebastian Kehl. Mark, yang juga menjadi penasihat Jobe, menyampaikan kekesalannya tentang pergantian pemain dan performa keseluruhan tim.

Selain itu, harian BILD menambahkan bahwa Mark Bellingham bahkan mencoba menemui pelatih Niko Kovac secara langsung. Ia tidak menutupi pendapatnya tentang bagaimana Jobe diperlakukan selama pertandingan. Amarahnya semakin memuncak karena Jobe, yang diboyong dengan biaya transfer yang sangat besar, tidak diberi kesempatan lebih.

Meski begitu, pihak klub melalui Direktur Pelaksana Lars Ricken mencoba mendinginkan suasana. Ia menjelaskan bahwa klub mendapatkan Jobe Bellingham karena hubungan kepercayaan yang telah dibangun dengan orang tua selama bertahun-tahun. Keluarga mereka sengaja datang untuk pertandingan Bundesliga pertama putra mereka dan ingin bertemu Jobe setelah pertandingan.

Jobe, yang baru berusia 19 tahun, didatangkan Dortmund dari Sunderland dengan biaya transfer mencapai £32 juta. Laga melawan St. Pauli seharusnya menjadi momen spesial karena itulah debutnya di Bundesliga. Sayangnya, hanya dalam waktu 45 menit dia berada di lapangan sebelum ditarik keluar oleh pelatih Kovac, yang menilai penampilannya kurang efektif.

Keputusan ini menjadi salah satu alasan mengapa Dortmund kehilangan momentum dan akhirnya kebobolan dua gol di menit-menit akhir. Pelatih Niko Kovac mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan tersebut. Ia menegaskan bahwa ketika Anda sudah unggul 3-1, Anda tidak boleh bermain 3-3, bahkan melawan tim bagus seperti St. Pauli.

Peran Keluarga dalam Karier Pemain Muda

Kehadiran keluarga dalam karier seorang pemain muda sering kali menjadi faktor penting. Dalam kasus Jobe Bellingham, peran ayahnya, Mark, sebagai penasihat tidak bisa dipandang remeh. Meskipun demikian, keputusan teknis sepenuhnya ada di tangan pelatih dan manajemen klub. Namun, ketidakpuasan yang muncul dari keluarga dapat memengaruhi psikologis pemain dan lingkungan di sekitarnya.

Banyak pihak berharap agar hal ini tidak menjadi penghalang bagi perkembangan Jobe di masa depan. Klub dan pelatih tentu akan terus mengevaluasi performa pemain, termasuk Jobe, untuk menentukan strategi terbaik dalam kompetisi berikutnya. Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini