
Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 dengan Kejuaraan Voli Duduk
Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-80, Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat menyelenggarakan Kejuaraan Sitting Volleyball “Kajati Jabar Cup 2025” di GOR Pajajaran, Kota Bandung. Acara ini berlangsung pada Rabu (27/08) dan diikuti oleh 20 tim dari kabupaten/kota se-Jawa Barat. Event ini menjadi bukti semangat inklusif serta upaya pembinaan atlet disabilitas yang terus berkembang di Tanah Air.
Pembukaan acara dilakukan secara resmi oleh Plt. Wakil Jaksa Agung, Asep N. Mulyana. Ia menegaskan komitmen Kejaksaan dalam mendukung olahraga, khususnya bagi penyandang disabilitas. “Ini merupakan bentuk kepedulian kami bagaimana menumbuhkan budaya olahraga dan sekaligus mendorong teman-teman disabilitas untuk terus berkarya dan berprestasi. Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus kami dukung, tidak hanya di daerah, tapi juga di tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, mengatakan bahwa ia bangga melihat semangat para atlet dalam bertanding dan menjalin silaturahmi antar daerah. “Kami ingin menumbuhkan semangat teman-teman disabilitas untuk terus berlatih dan berjuang menghadapi kejuaraan-kejuaraan lain. Voli duduk dipilih karena sifatnya inklusif dan penyelenggaraannya efisien, dengan potensi untuk digelar secara nasional ke depan,” jelas Katarina.
Seleksi Atlet untuk Peparda 2026
Kejuaraan ini juga dimanfaatkan oleh NPCI kota/kabupaten sebagai ajang seleksi menjelang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Indramayu. Ketua NPCI Jawa Barat, Hary Susanto, mengapresiasi dukungan dari Kejati Jabar dan berharap kolaborasi ini berlanjut secara rutin. “Ini event pertama yang sangat meriah. Pesertanya mencapai 20 tim. Dulu di Peparda sebelumnya, cabor voli duduk tidak semeriah ini. Sekarang terlihat muncul banyak wajah baru dengan penampilan bagus, artinya pembinaan mulai merata,” ungkap Hary.
Meski tahun ini hanya mempertandingkan kategori putra karena keterbatasan jumlah peserta putri, NPCI optimis ke depan cabor ini bisa dikembangkan lebih luas. Hal ini menunjukkan adanya perhatian yang besar terhadap pengembangan olahraga disabilitas di Jawa Barat.
Hasil Kompetisi
Setelah melewati pertandingan sengit, tim voli duduk Kota Bandung keluar sebagai juara usai menundukkan Kabupaten Bekasi dengan skor 2-0 (25-20, 25-15) di partai final. Sementara posisi juara tiga bersama diraih oleh Kabupaten Sumedang dan Kota Tasikmalaya.
Para pemenang mendapatkan medali, piala, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Kejuaraan ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang sosialisasi dan pemanasan menuju Peparda 2026. Selain itu, acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kemajuan olahraga disabilitas.
“Kami ucapkan selamat ulang tahun ke-80 untuk Kejaksaan RI. Semoga semakin sukses, dan kolaborasi ini bisa menjadi agenda rutin ke depan,” tutup Hary.