
Komitmen Perusahaan dalam Menyelesaikan Kewajiban terhadap Investor
PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) dan PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) kembali menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kewajiban terhadap para investor. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap pihak-pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka.
Sebelumnya, perusahaan menerapkan skema penyelesaian berdasarkan angka atau nilai nominal tertentu. Namun, kini mereka mengadopsi pendekatan baru yang berbasis wilayah, kota, atau daerah. Pendekatan ini dianggap lebih efektif dalam memastikan proses penyelesaian berjalan secara terarah dan sistematis.
Direktur MPIP/MPIS, Hamdriyanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi percepatan agar penyelesaian dapat dimaksimalkan pada tahun ini. Dengan pendekatan berbasis wilayah, perusahaan mampu memastikan setiap investor mendapatkan perhatian yang sesuai dengan lokasi mereka.
“Kami berkomitmen penuh agar semua investor bisa diselesaikan secara bertahap. Skema berbasis wilayah ini kami tempuh sebagai strategi percepatan, sehingga penyelesaian dapat berlangsung lebih efektif dan diharapkan bisa dimaksimalkan pada tahun ini,” ujar Hamdriyanto.
Sebagai contoh, penyelesaian di Kalimantan Barat telah dilakukan secara menyeluruh, mencakup seluruh investor di daerah tersebut. Keberhasilan ini menjadi model bagi langkah penyelesaian berikutnya di wilayah lain.
Saat ini, perusahaan akan segera memfokuskan penyelesaian di kawasan Papua, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah sebelumnya menyelesaikan sebagian besar di wilayah Indonesia bagian barat. Proses ini diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Lebih lanjut, Hamdriyanto menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah pemenuhan kewajiban kepada investor. Di sisi lain, MPIP dan MPIS tetap menjaga komitmen untuk membesarkan perusahaan bersama para mitra pemasaran, sehingga perusahaan terus maju dan berkembang.
Selain itu, Hamdriyanto juga kembali menghimbau agar para investor tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang justru dapat menghambat proses penyelesaian. Ia menekankan pentingnya kepercayaan antara perusahaan dan para investor.
“Kami meminta para investor untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar. Hal tersebut hanya akan menghambat proses yang sedang kami jalankan. Percayalah, kami memiliki niat baik dan komitmen penuh untuk menyelesaikan kewajiban ini secara adil dan bertahap,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah percepatan dan sistematis ini, MPIP dan MPIS berharap dapat memberikan kepastian, menumbuhkan kembali kepercayaan publik, sehingga perusahaan dapat bangkit dan berkembang, serta memastikan seluruh investor mendapatkan haknya. Proses ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pemulihan reputasi perusahaan dan membangun kembali hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan.