Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 2 Februari 2026
Trending
  • Kasus Suami Pepet Jambret di Sleman: Kepastian Hukum dan Hak Pembelaan
  • Hati-hati dengan headstand, jangan sampai saraf terjepit!
  • Istri dan selingkuhannya bunuh suami dengan obat tidur dan bantal
  • Ingat! Aturan Ganjil Genap Jakarta Berlaku untuk Kendaraan Genap Hari Ini
  • Komisi III DPR RI Tanyakan Pasal yang Jerat Hogi Minaya, Panggil Kapolres dan Kajari
  • Arista Minta Maaf ke Keluarga Pelaku Jambret di Sleman
  • Terungkap 5 Anggota TNI AL Diduga Aniaya Guru SMK di Talaud
  • Stunting NTB di Bawah Nasional, Gubernur Iqbal: Hasil Kerja Bersama
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » 5 tips aman urus visa liburan, pastikan dokumen dan waktu pengajuan
Pariwisata

5 tips aman urus visa liburan, pastikan dokumen dan waktu pengajuan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tips Aman Mengajukan Visa Jelang Liburan

Berlibur ke luar negeri membutuhkan persiapan yang matang, terutama dalam hal dokumen. Salah satu hal penting yang harus dipersiapkan adalah visa. Visa merupakan izin resmi dari suatu negara yang memungkinkan warga negara asing untuk masuk dan tinggal sementara di wilayah negara tersebut. Proses pengajuan visa bisa memakan waktu lama, sehingga perlu dilakukan jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan.

Waktu Ideal untuk Mengajukan Visa

Pengajuan visa sebaiknya dilakukan secepat mungkin setelah mengetahui rencana perjalanan. Idealnya, visa harus diajukan paling tidak 180 hari sebelum tanggal keberangkatan. Hal ini sangat penting karena proses pengajuan visa bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan, terutama jika ada penolakan atau kekurangan dokumen.

“Secepat-cepatnya ketika customer sudah tahu visa itu apa, apakah untuk turis, bisnis, atau mengunjungi keluarga, lalu dokumen-dokumen yang diperlukan sudah dimiliki, disarankan untuk secepatnya apply janji temu,” kata Simon Peachey selaku Chief Operating Officer VFS Australasia, China, dan RCIS.

Waktu ideal untuk mengajukan visa juga menjadi penting agar tidak terjadi kesulitan saat mendekati musim liburan, seperti Maret hingga Mei di Eropa. Saat masa ini, banyak orang akan mengajukan visa, sehingga proses bisa menjadi lebih lambat.

Penyebab Proses Pengajuan Visa Memakan Waktu Lama

Proses pengajuan visa sering kali memakan waktu lama karena beberapa faktor. Salah satunya adalah jumlah permintaan pengajuan yang meningkat pada periode tertentu. Selain itu, proses pemutusan visa biasanya berada di tangan pihak kedutaan, sehingga pihak layanan administratif tidak bisa mengontrolnya sepenuhnya.

“Sebenarnya tidak ada (masalah) spesifik selain meningkatnya permintaan janji temu. Ada hal-hal yang VFS juga tidak bisa kontrol, seperti proses pemutusan visa itu sendiri berada di tangan pihak kedutaan yang bisa memengaruhi proses visanya,” ujar Simon.

Biasanya, ada proses terpusat yang membuat proses penerbitan visa memakan waktu. Oleh karena itu, penting untuk mengajukan visa jauh-jauh hari agar tidak terganggu oleh proses yang memakan waktu.

Faktor yang Menyebabkan Pengajuan Visa Ditolak

Jika pengajuan visa ditolak, pemohon bisa mengajukan kembali. Namun, perlu diperiksa kembali informasi yang tercantum dalam formulir dan dokumen resmi. Biasanya, penolakan terjadi karena ketidakcocokan informasi atau dokumen yang tidak lengkap.

“Yang bisa kita sampaikan (mungkin) ada ketidakcocokan informasi, ada informasi yang tidak valid sehingga ada faktor yang menjadi alasan penolakan visa. Namun hal tersebut bisa dilihat pemohon di dalam pernyataan atau surat penolakan,” tutur Simon.

Untuk menghindari penolakan, pastikan informasi yang disediakan sesuai dengan dokumen asli. Dokumen yang umumnya dibutuhkan antara lain paspor aktif, formulir pengajuan, pas foto terbaru, bukti keuangan (rekening koran), tiket perjalanan pulang-pergi, rencana perjalanan, dan surat undangan atau jaminan (jika ada).

Tips Aman Mengajukan Visa Jelang Musim Liburan

Jelang musim liburan, permintaan pengajuan visa meningkat, sehingga proses bisa berlangsung lebih lama. Untuk memastikan pengajuan visa lancar, berikut lima langkah terbaik:

  • Ajukan permohonan visa secepat mungkin

    Dengan mengajukan visa terlebih dahulu, Mama dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan atau hal-hal yang harus dipersiapkan dalam pengajuan visa.

  • Memastikan ketidakcocokan informasi

    Pastikan informasi yang tercantum dalam formulir aplikasi sesuai dan sama persis dengan dokumen resmi.

  • Perhatikan format foto yang diperlukan

    Pemohon visa juga harus menyiapkan foto dengan format atau standar yang sesuai dengan aturan yang dikeluarkan negara yang akan dituju.

  • Pastikan dokumen yang diperlukan lengkap

    Cek terlebih dahulu apakah semua dokumen yang diperlukan sudah lengkap dan sesuai. Satu dokumen yang hilang atau tidak lengkap akan membuat pengajuan visa terhambat.

  • Bank statement yang terautentikasi

    Beberapa negara memerlukan autentikasi pada bank statement, sehingga harus disesuaikan dengan kebutuhan negara yang dituju.

FAQ Seputar Visa

Visa itu apa sih?

Visa adalah izin resmi dari suatu negara yang memungkinkan warga negara asing untuk masuk, tinggal sementara, atau melakukan kegiatan tertentu (seperti bekerja, belajar, atau berwisata) di wilayah negara tersebut dalam jangka waktu terbatas, berfungsi sebagai alat penyaring dan pengaman bagi negara tujuan.

Apa bedanya paspor dan visa?

Paspor adalah dokumen identitas diri untuk WNI di luar negeri yang diterbitkan negara asal (Imigrasi), sedangkan visa adalah izin masuk ke negara tujuan yang diterbitkan oleh kedutaan/konsulat negara tersebut dan biasanya ditempel di paspor sebagai stiker atau bentuk digital.

Berapa biaya pembuatan visa?

Biaya pembuatan visa sangat bervariasi tergantung negara tujuan dan jenis visanya, mulai dari Rp500.000 untuk Visa on Arrival (VOA) Indonesia hingga jutaan rupiah untuk visa negara lain seperti Jepang (Rp320.000-Rp630.000), Schengen (sekitar €90 atau Rp1.400.000+), dan Amerika (sekitar USD185 atau Rp2.900.000+), belum termasuk biaya layanan dan dokumen tambahan lainnya.







Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Migrasi Burung Gajahan dari Rusia ke Trenggalek, Singgah di Pantai Cengkrong Watulimo

31 Januari 2026

5 destinasi wisata desa di Sukoharjo Jateng: Budaya, seni, kerajinan, dan alam

31 Januari 2026

Tiba di Jogja, Jelajah Pasar dan Berfoto di Mallioboro

31 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kasus Suami Pepet Jambret di Sleman: Kepastian Hukum dan Hak Pembelaan

2 Februari 2026

Hati-hati dengan headstand, jangan sampai saraf terjepit!

2 Februari 2026

Istri dan selingkuhannya bunuh suami dengan obat tidur dan bantal

2 Februari 2026

Ingat! Aturan Ganjil Genap Jakarta Berlaku untuk Kendaraan Genap Hari Ini

2 Februari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?