Wisata Tersembunyi di Sukoharjo yang Menawarkan Pengalaman Unik
Sukoharjo, sebuah kota di Jawa Tengah, tidak hanya dikenal sebagai daerah penyangga Solo, tetapi juga menyimpan berbagai destinasi wisata yang menarik dan unik. Dari wisata alam hingga spot foto estetik, tempat-tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari kehidupan kota yang sibuk. Berikut lima wisata tersembunyi di Sukoharjo yang patut dikunjungi saat liburan.
1. Gunung Sepikul
Bagi para pecinta sunrise, Gunung Sepikul di Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, adalah pilihan yang sempurna. Meskipun tingginya sekitar 500 meter, gunung ini menawarkan pemandangan matahari terbit yang menakjubkan tanpa harus mendaki terlalu tinggi. Legenda Bandung Bondowoso pun menghiasi tempat ini, konon menggunakan batu-batu raksasa untuk membangun Candi Prambanan. Selain itu, Gunung Sepikul pernah menjadi lokasi syuting film laga seperti Wiro Sableng dan Saur Sepuh. Tiket masuknya sangat terjangkau, cukup membayar seikhlasnya sekitar Rp4.000–Rp5.000. Waktu buka mulai dari pukul 05.00 hingga 18.00 WIB. Lokasinya berjarak 14 kilometer dari Alun-alun Sukoharjo, bisa ditempuh dalam waktu 24 menit dengan kendaraan bermotor.
2. Ronce Stable
Ronce Stable di Kelurahan Tepisari, Kecamatan Polokarto, menawarkan pengalaman berkuda yang seru dan autentik. Berbeda dari wisata berkuda pada umumnya, Ronce Stable memiliki kuda pacuan terlatih dan fasilitas lengkap untuk belajar menunggang kuda. Harga paketnya bervariasi, mulai dari Rp20.000–Rp25.000 untuk keliling kampung hingga Rp150.000 untuk menjelajah hutan karet. Selain berkuda, pengunjung juga bisa menikmati susu segar Etawa dan aneka jamu tradisional seperti beras kencur dan kunir asam. Tempat ini buka setiap hari pukul 07.00–15.00 WIB. Lokasinya berjarak 10 kilometer dari Alun-alun Sukoharjo, bisa ditempuh dalam waktu 17 menit dengan kendaraan bermotor.
3. Taman Bunga Bloemencorso
Ingin suasana yang lebih santai dan fotogenik? Taman Bunga Bloemencorso di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, siap memanjakan mata. Taman seluas 2.150 meter persegi ini dibuka sejak 1 April 2019 dan menampilkan berbagai bunga alami seperti bunga matahari dan celosia (jengger ayam). Tiket masuknya hanya Rp5.000, kamu bisa menikmati keindahan bunga warna-warni yang berpadu dengan udara segar pedesaan. Selain itu, taman ini juga memiliki program outing class menanam bunga untuk pelajar, menjadikannya destinasi edukatif sekaligus instagramable yang cocok untuk semua usia. Lokasinya berjarak 20 kilometer dari Alun-alun Sukoharjo, bisa ditempuh dalam waktu 34 menit dengan kendaraan bermotor.
4. Curug Krajan
Beralih ke sisi alam liar, Curug Krajan di Desa Krajan, Kecamatan Weru, adalah surga bagi pecinta alam sejati. Air terjun ini berada di pegunungan Bronggang, sekitar 30 km dari pusat kota. Suara gemericik air, udara sejuk, dan pepohonan jati rindang menciptakan suasana yang menenangkan. Meski aksesnya menanjak, jalan menuju curug sudah cukup nyaman bagi pengunjung. Tiket masuknya hanya Rp5.000 per orang, dan tempat ini buka pukul 08.00–16.00 WIB. Tak heran kalau Curug Krajan sering dijuluki “hidden gem” Sukoharjo, karena keindahan alaminya yang masih perawan.
5. Waduk Mulur

Untuk yang mencari ketenangan, Waduk Mulur di Kecamatan Bendosari menawarkan pemandangan air yang menyejukkan. Waduk bersejarah ini sudah ada sejak zaman Belanda dan berfungsi sebagai sumber irigasi sekaligus destinasi wisata. Dengan luas mencapai 43 hingga 90 hektar, Waduk Mulur menyajikan panorama senja yang menakjubkan, langit oranye berpadu dengan pantulan air yang tenang. Tak perlu biaya masuk, pengunjung bisa datang kapan saja karena waduk ini buka 24 jam. Tempat ini juga populer di kalangan pemancing dan fotografer yang ingin mengabadikan keindahan matahari terbenam. Lokasinya berjarak 6,7 kilometer dari Alun-alun Sukoharjo, bisa ditempuh dalam waktu 12 menit dengan kendaraan bermotor.



