Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 12 Februari 2026
Trending
  • Siap Miliki Mobil Baru? 6 Shio Ini Diprediksi Bisa Beli Mobil Tahun 2026
  • 5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai
  • 5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!
  • Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam
  • Alasan Mensos Saifullah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta BPJS PBI: Realokasi ke Warga Lebih Miskin
  • Keuangan Melejit! 4 Zodiak Ini Paling Beruntung Mulai 11 Februari 2026
  • Prediksi Skor Sanfrecce Hiroshima vs Johor Darul Ta’zim Piala Champions AFC 2026
  • Ulasan Lengkap Midea D10-02VD1: Temukan Fitur Unggulannya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai
Pariwisata

5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Rute Perjalanan dari Yogyakarta ke Magelang yang Menarik dan Beragam

Perjalanan darat dari Yogyakarta menuju Magelang sering dianggap sebagai rutinitas biasa, terutama bagi warga lokal atau pelintas antar kota. Namun, jika memilih jalur dengan tepat, rute Jogja–Magelang bisa menjadi pengalaman perjalanan yang menyenangkan, penuh panorama alam, nuansa pedesaan, hingga jejak sejarah dan budaya Jawa yang masih terawat.

Magelang dikenal sebagai wilayah strategis di Jawa Tengah yang terdiri dari kota dan kabupaten. Selain menjadi rumah bagi Candi Borobudur, kawasan ini juga dikelilingi lanskap alam yang istimewa—diapit oleh Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, hingga perbukitan Menoreh. Kombinasi geografis inilah yang membuat jalur menuju Magelang menawarkan banyak pilihan rute dengan karakter berbeda.

Berikut lima rute pilihan dari Yogyakarta ke Magelang dengan pemandangan indah dan suasana yang variatif:

1. Jalur Utama Yogyakarta–Magelang dengan Panorama Merapi–Merbabu

Rute ini merupakan jalur paling populer sekaligus ikonik. Dari pusat Kota Yogyakarta, perjalanan dimulai dari kawasan Tugu Jogja menuju Jalan Magelang, lalu melintasi wilayah Sleman, Muntilan, hingga masuk ke Kota Magelang.

Keunggulan utama jalur ini adalah lanskap pegunungan yang mudah dinikmati tanpa perlu keluar dari jalan utama. Setelah melewati kawasan Denggung di Sleman, pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu kerap tampil megah di sisi timur, terutama saat cuaca cerah. Di sisi barat, Gunung Sumbing sesekali terlihat sebagai latar alami yang memperkaya perjalanan.

Salah satu titik menarik di jalur ini adalah Jembatan Krasak yang menandai perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sementara di Muntilan, suasana kota kecil yang hidup dengan aktivitas warga lokal memberi warna tersendiri sebelum memasuki kawasan Magelang.

Jalur ini cocok bagi wisatawan yang ingin perjalanan efisien, namun tetap mendapatkan suguhan visual khas Jawa Tengah.

2. Rute Wisata Sejarah dan Budaya via Tempel–Borobudur

Bagi yang ingin perjalanan dengan nuansa budaya dan sejarah, jalur Sleman–Tempel–Borobudur bisa menjadi alternatif menarik. Dari Sleman, arahkan kendaraan ke Tempel, lalu berbelok ke barat menuju kawasan Borobudur sebelum masuk Kota Magelang.

Selepas Tempel, suasana berubah menjadi lebih tenang. Hamparan sawah, rumah-rumah tradisional, dan jalan desa yang relatif lengang menemani perjalanan. Lanskap perbukitan Menoreh mulai terlihat samar, menandakan kedekatan dengan kawasan wisata Borobudur.

Di jalur ini, pelancong dapat singgah sejenak di Grojogan Watu Purbo, sebuah bendung dan air terjun buatan yang populer sebagai tempat rehat singkat. Gemericik air dan panorama sungai menjadikan titik ini favorit bagi wisatawan lokal.

Rute ini ideal bagi pelancong yang ingin menikmati perjalanan tanpa terburu-buru, sambil sesekali berhenti menikmati destinasi kecil di sepanjang jalan.

3. Jalur Pedesaan Sayangan dengan View Sawah dan Gunung Sumbing

Jika tujuan utama adalah ketenangan dan suasana pedesaan, jalur melalui Sayangan dan Candirejo layak dipertimbangkan. Rute ini dapat diakses dari Tempel atau Salam, lalu mengarah ke Desa Wisata Candirejo sebelum mencapai Borobudur.

Jalanan relatif sempit namun beraspal baik, dengan lalu lintas yang jauh lebih lengang dibanding jalur utama. Sepanjang perjalanan, mata akan dimanjakan oleh hamparan persawahan hijau, dusun-dusun tradisional, serta latar perbukitan Menoreh yang terasa dekat dan intim.

Beberapa titik populer di jalur ini antara lain Desa Wisata Candirejo dan kawasan Svargabumi yang dikenal dengan spot foto berlatar sawah. Rute ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer Jawa pedesaan yang autentik.

4. Jalur Alternatif Perbukitan Menoreh via Kalibawang–Salaman

Bagi pencinta perjalanan menantang dengan udara sejuk, jalur Kalibawang–Salaman menawarkan pengalaman berbeda. Dari Yogyakarta, perjalanan diarahkan ke wilayah Kulon Progo, lalu menanjak menuju kawasan perbukitan Menoreh sebelum turun ke Salaman, Magelang.

Kontur jalan yang berkelok, tanjakan ringan, serta pemandangan lembah dan aliran Sungai Progo menjadi ciri khas jalur ini. Pepohonan lebat dan suasana hutan menghadirkan kesejukan alami, terutama pada pagi dan sore hari.

Tak heran jika rute ini populer di kalangan pesepeda dan pengendara motor yang mencari tantangan sekaligus ketenangan. Jalur ini juga relatif dekat dengan akses menuju kawasan wisata Kaliangkrik yang dijuluki ‘Nepal van Java’.

5. Jalur Alternatif Mertoyudan–Borobudur via Pabelan

Pilihan terakhir yang tak kalah menarik adalah jalur Muntilan–Pabelan–Mendut–Borobudur. Dari Jalan Magelang, arahkan kendaraan menuju Muntilan, lalu masuk ke wilayah Pabelan.

Daya tarik utama rute ini adalah pemandangan Sungai Pabelan yang jernih dengan aliran tenang, berpadu dengan area persawahan subur khas Magelang Selatan. Suasana relatif sepi, cocok bagi pelancong yang ingin perjalanan santai tanpa tekanan lalu lintas padat.

Keunggulan lainnya, jalur ini memberikan akses mudah ke Candi Mendut, salah satu candi penting yang kerap luput dari perhatian wisatawan. Cocok bagi perjalanan tematik yang menggabungkan wisata alam dan sejarah.

Kesimpulan

Dengan banyaknya opsi rute dari Yogyakarta menuju Magelang, perjalanan darat tak lagi sekadar soal sampai tujuan. Setiap jalur menawarkan karakter, cerita, dan lanskap yang berbeda. Tinggal menyesuaikan dengan waktu, kendaraan, dan gaya traveling yang diinginkan, apakah cepat dan praktis, atau santai penuh eksplorasi.

Bagi wisatawan maupun warga lokal, memilih rute yang tepat bisa mengubah perjalanan biasa menjadi pengalaman yang berkesan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua Pilihan Transportasi Jepara-Karimunjawa: PELNI atau Kapal Cepat, Ini Panduan Lengkapnya

12 Februari 2026

3 Jalur dari Prigen ke Mojokerto: Singkat, Alam, atau Tol

12 Februari 2026

Jadwal bus Jombang-Surabaya: Rekomendasi, Harga, dan Pengalaman Perjalanan

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Siap Miliki Mobil Baru? 6 Shio Ini Diprediksi Bisa Beli Mobil Tahun 2026

12 Februari 2026

5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai

12 Februari 2026

5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!

12 Februari 2026

Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam

12 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?