Film Meta: Mengungkap Proses Pembuatan Film dari Dalam
Film meta atau metafilm adalah genre yang menarik karena mampu menggambarkan proses pembuatan film itu sendiri. Dari drama hingga komedi, banyak film yang memperlihatkan bagian-bagian tersembunyi di balik layar, termasuk konflik dan tantangan yang dihadapi oleh para kru. Berikut ini lima contoh film meta yang patut ditonton:
1. Through the Olive Trees (1994)
Through the Olive Trees dibuka dengan proses audisi yang dilakukan seorang sutradara dan asistennya di sebuah desa di Iran. Mereka membutuhkan satu aktris untuk memerankan protagonis perempuan utama di film tersebut. Semua berjalan lancar sampai saat proses syuting dimulai. Di tengah kegiatan syuting, sebuah kepelikan tercipta. Ini semua berakar dari si aktor pria yang ternyata menyimpan rasa pada sang aktris yang baru direkrut. Ia sempat melamarnya beberapa waktu lalu, tetapi tak kunjung dapat jawaban pasti. Di sela-sela waktu syuting, si aktor mencoba membujuk pujaan hatinya untuk memberinya kepastian.
Genre: drama, romance, komedi
Pemain: Hossein Rezai, Tahereh Ladanian
Sutradara: Abbas Kiarostami
2. Shirkers (2018)

Shirkers tak kalah unik. Metafilm ini berawal dari sebuah proyek film indie yang dibuat Sandi Tan, pelajar asal Singapura bersama dua temannya pada 1992. Dalam prosesnya, mereka dibantu seorang produser bernama Georges Cardona. Punya pengalaman mumpuni dan reputasi bagus, Cardona berhasil menyakinkan mereka untuk jadi mentor. Nahas, setelah selesai mengumpulkan footage, Cardona menghilang tanpa jejak membawa semua materi film mereka. Kecewa berat, mereka mencoba melupakan kejadian itu. Sampai akhirnya, lebih dari 20 tahun kemudian, istri Cardona mengirim kabar duka sekaligus mengembalikan materi film Tan, dkk.
Genre: dokumenter
Pemain: Sandi Tan, Jasmine Ng Kin Kia
Sutradara: Sandi Tan
3. Irma Vep (1996)

Metafilm lain yang fenomenal dan sering dibilang salah satu terunik adalah Irma Vep (1996). Maggie Cheung didapuk memerankan versi fiktif dari dirinya sendiri, yakni aktris asal Hong Kong yang direkrut dalam sebuah proyek film aksi dan dapat peran utama. Masalahnya, ia tak fasih berbahasa Prancis sehingga membuat proses pembuatan film ini jadi sedikit rumit. Selain dapat diskriminasi, ia juga harus menghadapi si sutradara yang gak bisa diandalkan.
Genre: satir
Pemain: Maggie Cheung, Jean-Pierre Leaud, Nathalie Richard
Sutradara: Olivier Assayas
4. Nouvelle Vague (2025)

Dalam Nouvelle Vague, kamu akan diajak menyelami drama di balik pembuatan film Prancis legendaris berjudul Breathless (1960) karya Jean-Luc Godard. Selama proses syuting, Godard mengalami berbagai krisis khas seniman. Mulai dari gak produktif pada syuting hari pertama, berkonflik dengan aktornya karena arah cerita, sampai perasaan tak nyaman dengan hasil karyanya sendiri. Kocak, tapi juga terasa dekat dengan pengalaman pribadi, terutama kalau kamu bekerja di industri kreatif.
Genre: drama, komedi
Pemain: Guillaume Marbeck, Zoey Deutch
Sutradara: Richard Linklater
5. One Cut of the Dead (2017)

Dari judulnya saja, kamu sudah bisa menebak film ini pakai trope zombie. Benar saja, 30 menit pertama, kamu akan disuguhi sebuah proses pembuatan film zombie yang melibatkan aktor-aktor amatir dengan bujet pas-pasan. Masalahnya, para aktor ini tidak bisa menunjukkan ketakutan yang natural hingga memaksa sang sutradara memanggil arwah sungguhan dan alhasil semua berakhir di luar dugaan. Namun, film tidak berhenti di situ. Pada babak berikutnya, kita bakal disuguhi POV sang sutradara beberapa waktu sebelum pembuatan film dan di sinilah gongnya.
Genre: komedi, horor, mockumentary
Pemain: Takayuki Hamatsu, Yuzuki Akiyama
Sutradara: Shin’ichiro Ueda
Film meta seperti yang disebutkan di atas tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu memberikan wawasan tentang dunia perfilman. Tidak bergenre avant-garde yang menyasar sinefil, film tentang film di atas cocok juga buat penonton kasual. Mereka seru diikuti, tetapi sukses menyuguhkan sisi lain dari proses syuting sebuah karya sinematik. Buktikan sendiri, deh.



