Lima Buku yang Membentuk Pandangan Hidup Saya
Beberapa buku dalam hidup saya tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga membentuk cara saya melihat dunia. Buku-buku ini mungkin tidak terlalu berat seperti Das Kapital atau Wealth of Nations, tetapi memiliki dampak besar dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah lima buku yang paling berpengaruh bagi saya.
1. Islam Aktual – Jalaluddin Rahmat
Buku ini saya baca saat masih duduk di bangku SMA sekitar tahun 1993-1994. Sampulnya awalnya berwarna putih, dan kini sudah berubah menjadi hitam, meskipun penerbitnya tetap sama yaitu Mizan. Meski bukunya bukan berupa buku tebal, tulisan Jalanuddin Rahmat mudah dipahami dan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Membaca buku ini memberi saya wawasan baru tentang agama. Saya merasa lebih terbuka terhadap ilmu pengetahuan dan perbedaan pendapat. Buku ini juga membantu saya memahami bagaimana menjalankan agama secara rasional dan menghargai hak-hak orang lain.
2. Perpajakan – Prof. Dr. Mardiasmo, MBA., Ak.
Saya membeli buku Perpajakan edisi revisi tahun 2011, namun saya masih ingat bahwa buku ini digunakan sebagai pegangan kuliah saat saya menempuh studi di FE UII dari tahun 1995 hingga 2000. Buku ini sangat berguna dalam pekerjaan saya yang berkaitan dengan keuangan, terutama pajak.
Meskipun ada banyak revisi karena perubahan regulasi pajak, teori dalam buku ini tetap relevan. Bagi pengguna buku lama, tidak perlu membeli edisi terbaru setiap kali ada revisi, cukup mengikuti perkembangan aturan pajak terbaru.
3. The Naked Traveler – Trinity
Saya pertama kali membaca buku ini dan langsung merasa “klik”. Penulisnya, Trinity, menceritakan pengalamannya sebagai backpacker dengan gaya yang lucu dan menyenangkan. Buku ini menginspirasi saya untuk menjadi backpacker yang suka mencari hotel murah, transportasi hemat, dan pengalaman perjalanan yang bermakna.
Dari buku ini, saya belajar bahwa hidup bisa jauh lebih menyenangkan jika kita bisa menerima kondisi yang tidak sempurna dan menjadikannya cerita lucu. Pengalaman itu membuat saya lebih bijak dalam menghadapi tantangan kehidupan.
4. Analis Kredit Untuk Account Officer – Jopie Jusuf
Buku ini sangat membantu ketika saya bekerja di Bank Muamalat KCP Bontang pada tahun 2004. Sebagai lulusan akuntansi, saya sudah mempelajari materi dalam buku ini saat kuliah. Namun, buku Jopie Jusuf meringkas hal-hal tersebut dengan jelas dan praktis.
Saya juga pernah menggunakan buku ini untuk mengajar mata kuliah analisis laporan keuangan. Buku ini sangat bermanfaat karena sifatnya yang aplikatif dan membantu pemahaman mendalam tentang keuangan.
5. Goodbye, Things – Fumio Sasaki
Judul lengkap buku ini adalah Goodbye, Things: Hidup Minimalis Ala Orang Jepang. Buku ini mengubah cara saya mengelola barang. Saya “kehilangan” banyak barang, terutama pakaian dan buku. Namun, buku ini sendiri dan empat buku lain yang saya tulis di atas tidak termasuk dalam barang yang saya buang.
Keluarga kami menerapkan gaya hidup minimalis dengan empat anak. Kami tidak membeli lemari atau sofa mahal. Semua barang yang ada biasanya warisan dari orang tua. Dengan gaya hidup ini, kehidupan menjadi lebih hemat, praktis, dan fokus pada hal-hal penting.
Buku-Buku Lain yang Masih Memengaruhi Saya
Selain lima buku di atas, ada dua buku lain yang saya sukai, yaitu Atomic Habits dan The Psychology of Money. Meski belum terlihat pengaruhnya secara langsung, saya merasa kedua buku ini sangat bagus dan telah membuat saya jatuh hati.



