Gempa Terkini Mengguncang Kuta, Bali dan Wilayah Jawa Timur
Gempa bumi terbaru dirasakan mengguncang wilayah Kuta, Bali, serta beberapa daerah di Jawa Timur hingga Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi pada Senin pagi, pukul 04.40 waktu setempat. Informasi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa memiliki magnitudo 5,0, yang sebelumnya dilaporkan sebagai M5,2.
Guncangan dari gempa ini berasal dari pusat di laut Samudra Hindia, berjarak sekitar 126 kilometer arah barat daya Blitar, Jawa Timur. Gempa ini terjadi pada kedalaman 10 kilometer, sehingga disebut sebagai gempa dangkal. Meskipun begitu, dampaknya dirasakan lebih lemah di beberapa wilayah seperti Blitar, Nganjuk, Tulungagung, dan Karangkates di Kabupaten Malang. Bahkan, guncangan juga terasa hingga ke Bantul di Yogyakarta.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa jenis gempa ini terjadi akibat aktivitas sesar aktif bawah laut. Ia menambahkan bahwa guncangan yang dirasakan di Kuta berada pada skala II-III MMI. Artinya, jika gempa terjadi siang hari, getarannya hanya dirasakan sebagian orang di dalam rumah, tetapi ada juga yang merasakannya nyata seakan akan truk melewati jalan.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya menambahkan.
Informasi tentang gempa ini dibagikan oleh BMKG melalui akun media sosial X. Respons dari pengguna lain sangat banyak, terutama dari wilayah Malang, Yogyakarta, dan Blitar yang mengaku bisa merasakan guncangan cukup kuat. Salah satu pengguna menulis, “Heuu mlg kerasa bgt kirain gempa vulkanik dari Semeru.”
Sebelum peristiwa ini, BMKG mencatat lima kejadian gempa yang dampak guncangannya bisa dirasakan sepanjang Ahad, 23 November. Mulai dari gempa M4,2 yang dirasakan di Palasa, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada pagi hari hingga gempa M2,5 di Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada malam hari.
Kedua gempa tersebut sama-sama berpusat di darat. Namun, intensitas guncangan di Parigi Moutong mencapai skala III-IV MMI, sedangkan di Lembata hanya II MMI. Selain itu, tiga gempa lainnya adalah M5,2 yang dirasakan di Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara; M3,9 yang dirasakan di Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatra Barat; dan M3,9 yang dirasakan di Sumbawa dan Lombok di Nusa Tenggara Barat.
Daftar Gempa yang Dirasakan
- Gempa M4,2 di Palasa, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah
- Gempa M2,5 di Lembata, Nusa Tenggara Timur
- Gempa M5,2 di Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara
- Gempa M3,9 di Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatra Barat
- Gempa M3,9 di Sumbawa dan Lombok, Nusa Tenggara Barat
Setiap gempa memiliki karakteristik berbeda, baik dari magnitudo maupun dampak yang dirasakan. Meskipun tidak semua gempa berpotensi tsunami, BMKG tetap memantau setiap kejadian untuk memberikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya kepada masyarakat.



