Vinkmag ad

Pernyataan Jan Olde Riekerink Usai Kekalahan United 0-1 di Kandang Persib Bandung



Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyampaikan rasa bangganya terhadap penampilan para pemainnya meskipun kalah 1-0 dari Persib Bandung dalam pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat malam, 21 November 2025. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Andrew Jung melalui tendangan penalti pada menit ke-62.

“Saya bangga dengan mereka. Dalam fase sulit seperti ini, mereka masih bisa bermain dengan percaya diri dan tetap berpegang pada cara bermain kami,” ujar Jan Olde setelah pertandingan.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, secara permainan, Alexis Messidoro dan rekan-rekannya mampu menampilkan permainan yang enak dipandang bagi pecinta sepak bola. Namun, masalah hasil memang tidak memuaskan karena Dewa United kalah dalam pertandingan itu. “Setelah pertandingan ini kami tidak bisa menyalahkan tim. Kami bikin rencana bagus untuk menghadapi Persib,” tambahnya.

Meski begitu, Jan Olde tetap akan mengevaluasi kinerja anak asuhnya. Menurut dia, masih ada bolong besar di timnya, yakni ketidakmampuan menciptakan peluang gol. Selain itu, pelatih asal Belanda itu juga menyoroti umpan lambung dari sektor kiri ke depan yang tidak akurat.

“Hari ini kami kurang mampu menciptakan peluang. Di babak pertama ada beberapa bola yang kami arahkan ke belakang pertahanan mereka, terutama dari sisi kiri. Itu bagian dari strategi, tetapi kualitas umpan kami kurang baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia bercerita tentang situasi Dewa United yang kurang baik saat ini. Menurut dia, harapan tinggi akhirnya menjadi tekanan bagi pemain dan hal itu justru menghasilkan torehan negatif bagi skuad berjulukan Banten Warriors itu. Musim lalu, Dewa finis sebagai runner up Liga 1—sekarang Super League, pencapaian yang luar biasa bagi tim yang baru terbentuk dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya sudah tiga tahun lebih di klub ini, kami pernah berada di posisi 16, lalu posisi 5, lalu posisi 2. Ketika saya melihat kembali perjalanan itu, saya merasa musim panas ini (bursa transfer) kami kurang memahami bahwa ketika kamu finis di posisi kedua, kamu harus bekerja sepuluh kali lebih keras dibanding ketika kamu berangkat dari posisi 16,” kata dia.

Kekalahan di kandang Persib Bandung membuat Dewa United tetap tertahan di peringkat 14 klasemen sementara Super League dengan torehan 10 poin dari 12 pertandingan yang sudah dimainkan. Sementara, Persib berada di urutan ketiga dengan raihan 22 poin dari 10 laga.

Evaluasi Performa Tim

Berikut adalah beberapa evaluasi yang dilakukan oleh Jan Olde terhadap performa tim:

  • Penciptaan Peluang:

    Sepanjang pertandingan, Dewa United kesulitan menciptakan peluang gol. Pemain sering mengarahkan bola ke belakang pertahanan lawan, terutama dari sisi kiri. Meski ini merupakan bagian dari strategi, kualitas umpan yang diberikan kurang maksimal.

  • Strategi Permainan:

    Pelatih menyadari bahwa strategi yang digunakan tidak selalu efektif. Meskipun tim berusaha menjaga gaya bermain yang menarik, hasilnya tidak sesuai harapan. Hal ini menunjukkan perlunya penyesuaian dalam taktik permainan.

  • Tekanan Psikologis:

    Harapan tinggi terhadap tim telah menjadi tekanan bagi pemain. Tekanan ini berdampak negatif pada performa dan kepercayaan diri pemain, terutama setelah meraih hasil yang baik di musim sebelumnya.

Kondisi Tim Saat Ini

Dewa United saat ini berada di posisi 14 klasemen sementara Super League dengan 10 poin dari 12 pertandingan. Meskipun hasilnya belum memuaskan, pelatih tetap optimistis bahwa tim dapat meningkatkan performa.

  • Perkembangan Musim Lalu:

    Pencapaian sebagai runner-up Liga 1 di musim lalu memberikan motivasi bagi tim. Namun, janji prestasi yang lebih baik membutuhkan kerja keras ekstra.

  • Bursa Transfer:

    Jan Olde mengungkapkan bahwa bursa transfer musim panas ini tidak sepenuhnya berhasil memahami tantangan yang dihadapi tim. Keberhasilan di posisi kedua tidak cukup untuk memastikan kesuksesan di musim berikutnya.

Tantangan di Masa Depan

Tim harus siap menghadapi tantangan berikutnya dengan persiapan yang lebih matang. Evaluasi terus dilakukan untuk memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kualitas permainan.

  • Peningkatan Kualitas Umpan:

    Fokus utama adalah meningkatkan akurasi umpan, terutama dari sisi kiri. Hal ini akan membantu menciptakan lebih banyak peluang gol.

  • Pengelolaan Tekanan:

    Pemain perlu belajar mengelola tekanan psikologis agar dapat tampil optimal dalam setiap pertandingan.

  • Strategi yang Lebih Efektif:

    Pelatih akan mencari strategi yang lebih efektif untuk menghadapi lawan-lawan kuat di liga. Hal ini termasuk penggunaan formasi dan pola permainan yang lebih dinamis.

    Vinkmag ad

    Read Previous

    PLN Buka Bengkel Konversi Motor Listrik di SMK Negeri 2 Palembang

    Read Next

    Jadwal Samsat Keliling Bali Senin (24/11), Cek Sekarang!

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Most Popular