Nasional Stabilkan Pasokan dan Harga, Pemrov dan Pemko Binjai Luncurkan Beras Rp 13.100/Kg

Stabilkan Pasokan dan Harga, Pemrov dan Pemko Binjai Luncurkan Beras Rp 13.100/Kg

4
0

Kegiatan Pangan Murah di Binjai untuk Stabilisasi Harga Beras

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara bekerja sama dengan Pemerintah Kota Binjai menggelar kegiatan pangan murah di Lapangan Asrama 121, depan Pasar Kebun Lada, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatra Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (27/8/2025) sebagai upaya menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok, khususnya beras.

Saat ini, sejumlah harga bahan pangan, terutama beras, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Untuk itu, kegiatan pangan murah digelar di seluruh kecamatan di Sumatra Utara, demi memastikan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau.

Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah dimulai sejak hari Senin lalu dan berlangsung secara bergilir di berbagai daerah. Tujuan utamanya adalah agar semua kecamatan di Sumatra Utara bisa menjual beras dengan harga maksimal Rp 65.500 per kilogram atau sebesar Rp 13.100 per kilogram.

Bobby menyampaikan bahwa beras yang dijual dalam kegiatan ini berasal dari Bulog. Ia menekankan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu mengintervensi pasar agar masyarakat tetap bisa membeli beras dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

“Jika kegiatan pangan murah dilakukan selama sebulan, kita yakin akan dapat menurunkan harga beras di pasar,” ujar Bobby. Ia juga mengimbau kepada wali kota dan bupati untuk berkoordinasi dengan Bank Indonesia terkait transportasi, sehingga harga beras tidak naik terlalu tinggi.

Meski target utamanya adalah stabilisasi harga beras hingga akhir tahun, Bobby menegaskan bahwa tujuan utama adalah menciptakan keseimbangan di pasar. Saat ini masih banyak penjual yang menjual beras dengan harga di atas HET (Harga Eceran Terendah), sehingga perlu ada intervensi dari pemerintah.

Bobby menekankan bahwa kegiatan pangan murah bukan bertujuan untuk menyaingi pasar, melainkan agar pasar-pasar menjual beras sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. “Yakin atau tidak, harus dicoba. Jika kita lakukan serentak di seluruh kecamatan di Sumatra Utara, harga beras akan stabil,” tambahnya.

Antusiasme warga sangat terlihat saat Gubernur Bobby Nasution hadir di lokasi kegiatan pangan murah. Banyak ibu-ibu yang ingin berfoto bersama dengan orang nomor satu di Sumatra Utara tersebut, menunjukkan rasa kepercayaan dan dukungan terhadap program pemerintah ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang kesulitan mengakses beras dengan harga terjangkau. Dengan adanya pangan murah, beban ekonomi masyarakat diharapkan dapat sedikit berkurang, terutama di tengah situasi kenaikan harga bahan pokok yang terjadi saat ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini