Nasional Menko AHY Latih Tim Ekspedisi Patriot 2025, Dorong Peneliti Kembangkan Potensi Ekonomi...

Menko AHY Latih Tim Ekspedisi Patriot 2025, Dorong Peneliti Kembangkan Potensi Ekonomi Daerah

9
0

Pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2025, Menteri Koordinator Infrastruktur Beri Pesan Penting

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan pembekalan sekaligus melepas Tim Ekspedisi Patriot 2025 di Balai Kartini, Jakarta, Senin (25/8). Acara ini menjadi langkah awal dari inisiatif besar yang bertujuan untuk memetakan potensi ekonomi di berbagai daerah Indonesia.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa program transmigrasi kini hadir dengan paradigma baru. Tidak lagi sekadar memindahkan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain, tetapi lebih pada membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia. Ia menyebut hal ini sebagai sesuatu yang luar biasa dan sangat bersejarah.

“Sebagai menteri koordinator bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan, saya ingin terus menjadi bagian dari pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di seluruh Indonesia,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi akan bermakna jika diiringi dengan pemerataan kesejahteraan. “Kesejahteraan tidak berarti jika hanya sebagian kalangan atau wilayah yang sejahtera. Ini adalah tugas mulia karena transmigrasi hadir dengan paradigma yang baru,” tambahnya.

AHY menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki potensi ekonomi yang berbeda. Beberapa wilayah unggul dalam sektor pertanian dan perkebunan, sementara yang lain kuat di kelautan, perikanan, industri, hingga pariwisata. Oleh karena itu, Ekspedisi Patriot diharapkan mampu memetakan potensi tersebut agar dapat dikembangkan dengan dukungan kebijakan yang sinergis antara pusat dan daerah.

“Pesan saya adalah mari kita fokus pada misi yang telah ditetapkan. Jalankan riset sekaligus untuk mengetahui potensi ekonomi setiap daerah. Setiap wilayah memiliki keunikan masing-masing,” ujarnya.

Lebih lanjut, AHY menilai bahwa Ekspedisi Patriot bisa menjadi ajang kolaborasi seluruh elemen, termasuk akademisi dan perguruan tinggi, untuk menjalankan Tridharma—pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu, kawasan transmigrasi yang selama ini belum optimal dapat direvitalisasi secara terintegrasi.

“Program ini bisa menjadi melting pot, tempat berkumpulnya semua kalangan dengan satu tujuan. Setelah berhasil dipetakan, 154 kawasan transmigrasi yang ada bisa direvitalisasi secara terintegrasi,” jelasnya.

Tim Ekspedisi Patriot 2025 Siap Beraksi

Sebanyak 2.000 peneliti muda yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot telah mengikuti pembekalan intensif yang diselenggarakan oleh Kementerian Transmigrasi (Kementras) selama dua hari, 24–25 Agustus 2025. Ribuan peneliti ini terdiri dari mahasiswa dan guru besar yang mengikuti pembekalan baik aspek ekonomi, teknologi, pendidikan, kesehatan, pertahanan, investasi, maupun aspek sosial.

Program ekspedisi ini akan berlangsung hingga Desember 2025 dan dilanjutkan pada tahun depan. Tujuannya adalah untuk melakukan riset mendalam terhadap potensi ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Dengan data yang diperoleh, diharapkan kebijakan pembangunan dapat disesuaikan sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.

Tim Ekspedisi Patriot juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan instansi pemerintah, untuk memastikan bahwa hasil riset dapat diimplementasikan secara nyata. Dengan kolaborasi ini, diharapkan tercipta kesejahteraan yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini