
Kemenangan Masih Mungkin untuk Ferrari di Musim 2025
Meski menghadapi berbagai tantangan, mobil Ferrari SF-25 masih memiliki peluang untuk meraih kemenangan dalam musim 2025. Meskipun sempat diragukan, performa tim ini menunjukkan tanda-tanda positif yang membuat para analis dan mantan pembalap percaya bahwa Ferrari bisa bersaing di beberapa sirkuit.
Lewis Hamilton, yang sebelumnya tampak pesimis terhadap kemampuan timnya, kini mendapatkan keyakinan dari banyak pihak. Beberapa analis mengatakan bahwa meskipun mobil Ferrari tidak selalu tampil optimal, ada kesempatan bagi mereka untuk mencatat hasil yang baik di beberapa balapan penting.
Salah satu contohnya adalah Charles Leclerc, yang berhasil meraih posisi terdepan di Sirkuit Hungaria. Meskipun akhirnya gagal finis di podium, peningkatan kinerja mobil setelah pembaruan suspensi dan lantai memberikan harapan baru bagi tim. Hamilton sendiri diingatkan bahwa peluang untuk menang bisa muncul di dua sirkuit utama, yaitu Monza dan Singapura.
Jolyon Palmer, mantan pembalap Formula 1, menyatakan bahwa Ferrari masih memiliki potensi untuk meraih kemenangan dalam balapan musim ini. Menurutnya, beberapa lintasan dengan tikungan berkecepatan rendah bisa menjadi keuntungan bagi SF-25. Meski ada kendala dalam pengaturan ketinggian mobil, ia menilai performa agresif Ferrari justru menjadi modal untuk bersaing.
Alex Jacques, komentator F1, menambahkan bahwa Ferrari biasanya tampil baik di Monza dan Singapura. Ia menyoroti kelemahan mobil ground-effect yang membuat Hamilton kesulitan beradaptasi, terutama saat kualifikasi. Namun, Jacques yakin bahwa jika Hamilton mampu menemukan ritme kualifikasi yang tepat, peluang Ferrari kembali ke papan atas akan terbuka.
Hamilton sendiri sedang berjuang keras untuk mengembalikan performanya. Meskipun pernah menjadi salah satu pembalap dengan jumlah pole position terbanyak, regulasi baru yang diterapkan membuatnya kesulitan untuk menyesuaikan diri. Jacques menilai faktor usia juga memengaruhi performanya, namun potensi balap Hamilton tetap ada jika diberikan kesempatan untuk mengoptimalkan mobil di sesi kualifikasi.
Palmer menegaskan bahwa Hamilton masih memiliki kapasitas untuk membawa Ferrari bersaing. Meskipun musim ini penuh gejolak, pengalamannya dan kolaborasi dengan Leclerc bisa menjadi kombinasi kuat yang mampu menghasilkan hasil positif.
Optimisme tetap terjaga bahwa Ferrari tidak hanya sekadar finis kompetitif, tetapi juga berpeluang menutup musim dengan kemenangan. Dengan perbaikan teknis dan strategi yang tepat, tim asal Italia ini bisa menunjukkan kembali kekuatannya di beberapa balapan penting. Pada akhirnya, semangat dan kompetensi yang dimiliki oleh Lewis Hamilton serta Charles Leclerc bisa menjadi kunci sukses bagi Ferrari di musim 2025.