Olahraga Alexander Isak Masuk Timnas Swedia! Bomber Newcastle Dapat Kepercayaan Meski Mogok Lawan...

Alexander Isak Masuk Timnas Swedia! Bomber Newcastle Dapat Kepercayaan Meski Mogok Lawan Liverpool

6
0

Alexander Isak Kembali Bermain, Tapi Bukan Bersama Newcastle

Alexander Isak akhirnya kembali ke lapangan setelah absen selama lebih dari tiga bulan. Namun, kembalinya sang striker tidak berlangsung bersama klubnya, Newcastle United, melainkan dengan Timnas Swedia yang memanggilnya untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Slovenia dan Kosovo di awal September mendatang.

Isak menjadi sorotan setelah melakukan mogok bermain di Newcastle sebagai bentuk protes terhadap klub agar bisa pindah ke Liverpool. The Reds sebelumnya sudah menawarkan dana sebesar GBP 110 juta, namun tawaran tersebut ditolak oleh manajemen Newcastle.

Pelatih Timnas Swedia, Jon Dahl Tomasson, mengakui bahwa situasi Isak sangat rumit. Ia menyatakan bahwa sulit memberi pendapat jelas karena tidak tahu apa yang terjadi di klub. Meski demikian, ia tetap mengakui bahwa Isak adalah pemain profesional dengan karakter kuat dan kerja keras. Ia juga menilai bahwa Isak mampu menjadi pembeda di lapangan. Namun, apakah Isak bisa bermain selama 90 menit? Jelas tidak.

Isak belum bermain satu menit pun di musim 2025/2026. Terakhir kali ia tampil adalah pada 25 Mei lalu, di akhir musim sebelumnya. Selama periode ini, ia bahkan melewatkan seluruh pramusim karena perselisihan dengan Newcastle. Selama mogok, Isak berlatih terpisah dari skuad utama.

Baru-baru ini, Isak melontarkan pernyataan keras di media sosial, menuduh klub melanggar janji dan menegaskan bahwa hubungan antara dirinya dan Newcastle sudah tidak bisa dilanjutkan. Meskipun begitu, Newcastle masih berupaya membujuk Isak agar bertahan. Co-owner Jamie Reuben dan delegasi PIF bahkan dikabarkan datang ke rumah Isak untuk melakukan pembicaraan pribadi. Klub siap menawarkan kontrak baru jika sang pemain bersedia kembali ke skuad.

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, mengaku tidak tahu-menahu mengenai negosiasi tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pembicaraan, sehingga tidak tahu perkembangannya.

Sementara itu, kapten Newcastle, Bruno Guimaraes, mengungkapkan kerinduan terhadap rekan setimnya tersebut. Ia menyatakan bahwa mereka sangat merindukan striker mereka, seorang pemain yang mencetak lebih dari 20 gol di Premier League musim lalu. Ia juga menambahkan bahwa tim ingin memiliki pemain terbaik di dalamnya, tapi situasi ini di luar kendali mereka.

Meskipun kondisi fisiknya belum sepenuhnya bugar, Isak tetap dipercaya membela Swedia. Ia tercatat telah mencetak 16 gol dalam 52 penampilan internasional. Selain Isak, Swedia juga memanggil beberapa pemain lain seperti Emil Krafth, Anthony Elanga, dan penyerang anyar Arsenal, Viktor Gyokeres.

Perkembangan Terkini tentang Isak

Isak terlihat kembali berlatih dengan timnas Swedia meskipun masih dalam proses pemulihan. Pelatih Jon Dahl Tomasson menekankan bahwa keputusan untuk memanggilnya bukan hanya berdasarkan performa di lapangan, tetapi juga karena pengalaman dan kontribusi yang ia berikan selama ini. Meski belum sepenuhnya fit, Isak tetap menjadi bagian dari rencana timnas untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Beberapa pengamat sepak bola percaya bahwa kembalinya Isak ke Timnas bisa menjadi titik balik bagi kariernya. Dengan pengalaman yang dimiliki, ia bisa menjadi ancaman nyata bagi lawan-lawan Swedia. Namun, hal ini juga akan bergantung pada kemampuan Isak untuk pulih sepenuhnya dan kembali ke level terbaiknya.

Selain itu, Isak juga akan menjadi pusat perhatian di luar lapangan. Banyak orang ingin tahu bagaimana situasi antara dirinya dan Newcastle akan berjalan. Apakah ia akan kembali ke klub atau justru meninggalkannya sepenuhnya?

Dalam beberapa waktu ke depan, semua mata akan tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil oleh Isak dan Newcastle. Semua ini akan menjadi momen penting dalam kariernya, baik secara profesional maupun personal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini