
Penunjukan Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI
Pada saat pertandingan yang dijadwalkan melawan Kuwait dibatalkan, PSSI mengumumkan penunjukan baru dalam struktur manajemen mereka. Alexander Zwiers, seorang ahli sepak bola asal Belanda, ditunjuk sebagai direktur teknik baru. Pengalaman luas Zwiers membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk membawa perubahan positif dalam pengembangan sepak bola Indonesia.
Zwiers memiliki rekam jejak yang luar biasa, termasuk keberhasilannya dalam membawa Yordania menjadi runner-up Piala Asia 2023 dan memastikan kualifikasi ke Piala Dunia 2026. Selain itu, ia juga memiliki hubungan emosional dengan Indonesia karena istrinya adalah orang Indonesia. Mereka telah tinggal di Karawaci selama empat tahun terakhir, menjadikannya lebih dekat dengan budaya dan lingkungan di negara ini.
“Saya memiliki 23 tahun pengalaman internasional dan merasa seperti pulang ke rumah ketika kembali ke Indonesia,” ujar Zwiers dalam wawancara yang tayang di Kanal YouTube PSSI pada Selasa (26/8). Ia menyatakan bahwa tujuannya adalah meningkatkan jumlah pemain sepak bola di Indonesia hingga melebihi 4.000 dalam enam tahun mendatang, sehingga dapat memperluas basis bakat.
Selain fokus pada jumlah pemain, Zwiers juga menekankan pentingnya pengembangan filosofi permainan yang cocok untuk Timnas Indonesia. Ia ingin membangun sistem pendidikan kepelatihan yang efektif, yang mampu menggandakan jumlah pelatih dari level akar rumput hingga profesional. Hal ini bertujuan untuk menciptakan jalur yang jelas bagi pemain lokal, mulai dari pusat bakat regional hingga tim utama nasional.
Dalam tugasnya, Zwiers akan mengawasi perkembangan pemain muda dan melakukan audit terhadap berbagai program pembinaan usia dini. Ia diberi waktu 100 hari untuk memahami cetak biru PSSI sebelum melakukan revisi dan perbaikan. Waktu tersebut akan digunakan untuk mempelajari struktur organisasi dan kebutuhan yang ada di dalamnya.
Di samping penunjukan Zwiers, PSSI juga secara resmi mengumumkan dua pemain baru yang akan bergabung dengan Timnas Indonesia. Kedua pemain tersebut adalah Milano Jonathan dan Mauro Zijlstra, keduanya merupakan penyerang. Posisi penyerang saat ini dinilai masih kurang kuat, sehingga kedatangan keduanya diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam kompetisi.
Penunjukan Zwiers sebagai direktur teknik diharapkan bisa menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya PSSI mencapai target kualifikasi ke Piala Dunia. Dengan pengalaman dan visi yang jelas, Zwiers diharapkan mampu memimpin pengembangan sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik dan berkelanjutan.