
Cedera Ryo Matsumura Mengancam Kekuatan Persija Jakarta
Pada awal musim Super League 2025/26, Persija Jakarta menghadapi tantangan berat setelah salah satu bintang utamanya, Ryo Matsumura, mengalami cedera serius selama sesi latihan. Cedera ini memaksa pemain asal Jepang tersebut harus menjalani operasi dan absen dalam waktu yang cukup lama.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyampaikan bahwa Ryo akan menjalani operasi pada Senin (4/8) mendatang. Ia juga menegaskan bahwa masa pemulihan pascaoperasi diperkirakan akan memakan waktu sekitar 4 hingga 6 bulan. “Kami sangat kehilangan Ryo dalam beberapa bulan ke depan. Semoga ia segera pulih dan bisa kembali bergabung dengan tim,” ujarnya.
Dokter klub, Muhammad Andeansah, menjelaskan bahwa cedera hamstring yang dialami Ryo terjadi akibat benturan dengan rekan satu tim saat berlatih. Cedera ini cukup serius dan membutuhkan tindakan medis secepatnya. “Sebelum operasi, Ryo sedang menjalani program prehabilitation untuk mempercepat proses pemulihan,” tambahnya.
Persija Berusaha Memperkuat Lini Tengah
Untuk mengantisipasi kekosongan yang ditimbulkan oleh cedera Ryo Matsumura, manajemen Persija langsung melakukan langkah strategis. Mereka sedang mempersiapkan kedatangan satu pemain asing baru yang akan memperkuat lini tengah dan depan klub.
“Kami sedang menunggu pengumuman resmi mengenai kedatangan pemain asing baru. Dalam waktu dekat, informasi ini akan disampaikan kepada publik,” kata pelatih Mauricio Souza. Hal ini menunjukkan bahwa Persija tidak ingin kehilangan momentum di awal musim.
Pemain Lain Juga Sedang Dipulihkan
Selain Ryo Matsumura, striker Persija, Gustavo Almeida, juga sedang menjalani pemulihan cedera. Tim medis klub optimistis bahwa pemain asal Brasil tersebut akan segera pulih dan siap bermain dalam waktu 1-2 pekan ke depan. Sebelumnya, Gustavo berhasil mencetak 18 gol dalam musim lalu, sehingga kehadirannya sangat penting bagi permainan Persija.
Perkembangan Terkini di Persija Jakarta
Persija Jakarta terus berupaya memastikan kesiapan tim untuk menghadapi kompetisi Super League 2025/26. Selain fokus pada pemulihan cedera para pemain, manajemen dan pelatih juga aktif mencari solusi untuk memperkuat skuad. Langkah-langkah ini dilakukan agar Persija tetap bisa bersaing dengan tim-tim lain di papan atas klasemen.
Di samping itu, Persija juga memperhatikan kondisi fisik dan mental pemain lainnya. Program latihan dan pemulihan terus dijalankan secara terstruktur agar semua pemain dalam kondisi optimal saat kompetisi dimulai.
Tantangan di Awal Musim
Cedera Ryo Matsumura menjadi tantangan besar bagi Persija Jakarta di awal musim. Namun, dengan kebijakan manajemen yang proaktif dan komitmen pelatih untuk membangun tim yang tangguh, harapan untuk meraih prestasi di Super League 2025/26 tetap terbuka. Dengan pendekatan yang baik dan persiapan matang, Persija yakin dapat melewati masa sulit ini dan tampil lebih baik di kompetisi berikutnya.