Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 2 April 2026
Trending
  • Laporan Utama: Pasar Mobil Baru di Tengah Kenaikan Daya Beli Konsumen
  • Perjalanan Siti Patimah: Dari Keterbatasan ke Umroh Bersama PNM
  • Serangan Israel di Selatan Lebanon, Dua Prajurit RI Tewas dalam Konvoi Logistik
  • Update Klasemen MotoGP 2026: Hasil Lengkap MotoGP Amerika dan Selisih Poin Jorge Martin
  • Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Mengapresiasi Dukungan Irak dalam Perang dengan AS-Israel
  • Kasus Air Keras KontraS Terungkap, Polri Didesak Tuntaskan Isu Besar
  • Trailer Harry Potter Rilis di HBO Max, Ini Bintangnya
  • WhatsApp tidak bisa dihubungi meski online? Ini penyebab dan solusinya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Eks Kapolres Bima Kota yang Dipecat karena Narkoba Tinggal di Rumah Mewah Tangerang
Hukum

Eks Kapolres Bima Kota yang Dipecat karena Narkoba Tinggal di Rumah Mewah Tangerang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kediaman Mewah Mantan Kapolres Bima Kota yang Kini Tampak Sepi

Kediaman mewah eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putro Kuncoro, di Tangerang kini tampak sepi setelah ia dan istrinya terjerat dalam kasus narkoba. Rumah berlantai dua tersebut masih memiliki tiga unit mobil merek Honda yang terparkir di halamannya. Meski kondisinya kini sunyi, tempat ini pernah menjadi pusat kegiatan keluarga dan warga sekitar.

Rumah yang terletak di Perumahan Taman Royal Arum, Poris Plawad Indah, Cipondok, Tangerang, Banten, memiliki pagar kayu berbingkai besi. Halaman rumah menggunakan lantai dan dinding teras dari batu alam. Di tengah halaman, terdapat kolam ikan berukuran 2×1 meter serta tangga minimalis yang menuju lantai dua. Pada pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB, hanya terlihat seekor kucing dalam kandang putih di teras rumah.

Tinggal Sejak 2018

Seorang tetangga yang tinggal sekitar 10 meter dari rumah AKBP Didik menjelaskan bahwa rumah tersebut memang milik mantan Kapolres Bima Kota. Ia mengatakan bahwa rumah itu berada di ujung dengan nomor 3. Sementara itu, Ketua RW setempat, Arief, memastikan bahwa rumah tersebut ditempati Didik bersama istri dan anak-anaknya sejak 2018.

Dikenal Tertutup dan Religius

Arief menyebut bahwa keluarga Didik cenderung tertutup. Ia mengatakan bahwa penghuni rumah itu tidak banyak berinteraksi dengan warga sekitar. Menurut Arief, Didik mulai terlihat lebih bersosialisasi pada 2020. Saat itu, ia sering terlihat salat di masjid kompleks bersama anak-anaknya.

“Beliau waktu jadi Wakapolres Tangsel, sering muncul di masjid, sama dua anaknya. Setelah tidak jadi Wakapolres Tangsel, entah kemana,” tambahnya.

Warga juga mengenal Didik sebagai pribadi religius. “Ketika dia ada di rumah, kalau ada di rumah, dia pasti ke masjid.” Arief menambahkan bahwa warga sekitar merasa sangat disayangkan karena kejadian ini.

Pernah Gelar Tasyakuran

Sekuriti kompleks, Bahrun, mengingat momen syukuran rumah baru Didik. Ia mengatakan bahwa saat itu, ia sempat diajak makan oleh keluarga Didik. “Saya waktu itu aja paling diajak makan waktu syukuran rumah barunya.” Bahrun juga menyebut bahwa keluarga Didik membayar iuran keamanan melalui asisten rumah tangga.

Petugas kebersihan, Jangkung, mengaku jarang bertemu Didik. Ia sempat melihat Didik mencuci mobil sendiri di awal menempati rumah. “Kalau dulu saya masih suka lihat dia cuci mobilnya pakai kaus kutang aja.” Namun, sejak beberapa waktu terakhir, ia tidak pernah lagi melihat Didik.

Jangkung juga pernah diberi tip oleh Didik. “Kadang kalau ketemu dia waktu itu, ya saya ada juga dikasih duit, buat ngopi, katanya.”

Awal Mula Aipda Dianita Terseret Kasus Narkoba

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menjelaskan awal mula keterlibatan Aipda Dianita dalam kasus narkoba yang menjerat AKBP Didik. Ia menyebut bahwa koper berisi narkoba itu dititipkan di rumah Aipda Dianita sejak Jumat (6/2/2026).

Miranti Afrina meminta Aipda Dianita mengamankan koper putih milik suaminya. Tanpa menaruh curiga, Aipda Dianita lantas melaksanakan perintah Miranti Afrina. “Aipda DA sadar akan adanya perbedaan jenjang pangkat dengan AKBP Didik sehingga tidak berani menolak perintah dan membuang koper tersebut karena ada ketakutan akan menghilangkan barang bukti apabila hal tersebut dilakukan.”

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kasus Air Keras KontraS Terungkap, Polri Didesak Tuntaskan Isu Besar

2 April 2026

Delapan Mantan Pejabat Bank Milik Negara Jadi Tersangka Korupsi, Komplotan Mangkir Panggilan Penyidik

2 April 2026

Penjelasan KPPU tentang Denda Beragam pada Kasus Fintech Lending

1 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Laporan Utama: Pasar Mobil Baru di Tengah Kenaikan Daya Beli Konsumen

2 April 2026

Perjalanan Siti Patimah: Dari Keterbatasan ke Umroh Bersama PNM

2 April 2026

Serangan Israel di Selatan Lebanon, Dua Prajurit RI Tewas dalam Konvoi Logistik

2 April 2026

Update Klasemen MotoGP 2026: Hasil Lengkap MotoGP Amerika dan Selisih Poin Jorge Martin

2 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?