Nasional Anggur Muscat Aman, NFA Pastikan Bebas Residu Berbahaya

Anggur Muscat Aman, NFA Pastikan Bebas Residu Berbahaya

29
0

Rapid test anggur muscat. Foto: BapanasJakarta, indonesiadiscover.com,- Untuk memastikan anggur Shine Muscat yang kita makan aman, Badan Pangan Nasional (NFA) bekerja sama dengan pemerintah daerah melakukan pemeriksaan cepat atau rapid tes. Pemeriksaan ini dilakukan karena ada kabar tentang anggur jenis ini yang mengandung zat berbahaya di negara lain.“Rapid test dilakukan di hampir 100 titik di berbagai kabupaten dan kota. Dari hasil uji tersebut, sekitar 90% menunjukkan hasil negatif untuk residu pestisida, sementara 10% lainnya memiliki kandungan residu yang masih dalam batas aman untuk dikonsumsi,” jelas Plh. Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan NFA, Yusra Egayanti, dalam keterangan persnya, Kamis, (31/10).Yusra menyampaikan bahwa hasil uji tersebut menunjukkan anggur Muscat yang beredar saat ini aman untuk dikonsumsi.Sebelumnya, Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, mengumumkan rencana investigasi lebih lanjut terkait isu residu pestisida pada anggur Shine Muscat yang diimpor dari China. Ia menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap keamanan pangan segar.“Kami akan terus memperkuat pengawasan melalui sampling dan uji laboratorium secara berkala,” tambah Yusra.Isu ini berawal dari laporan di Thailand yang menyebutkan adanya residu pestisida di anggur Shine Muscat. Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Thailand telah mengeluarkan rilis yang menyatakan bahwa produk anggur tersebut tetap aman untuk dikonsumsi.Meskipun hasil uji cepat menunjukkan anggur tersebut aman, NFA mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan praktik baik sebelum mengonsumsi buah. Masyarakat dianjurkan untuk memilih anggur yang memiliki izin edar dan mencucinya dengan air bersih.Di sisi lain, NFA juga menggalakkan konsumsi buah lokal. Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan NFA, Rinna Syawal, menekankan keunggulan buah lokal dalam hal kesegaran dan kualitas.“Buah lokal tidak perlu menempuh perjalanan jauh sehingga lebih segar dan memiliki cita rasa khas,” jelas Rina.Rinna juga mendorong masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri sebagai bagian dari kemandirian pangan.Sumber: Bapanas RI

Tinggalkan Balasan