Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 23 Maret 2026
Trending
  • Transfer Liga Inggris: Newcastle Cari Pengganti Tonali, Inter Milan Jadi Target Baru
  • 50 Tautan Twibbon Lebaran 2026 Gratis, Dilengkapi 25 Ucapan Bahasa Inggris yang Mengharukan
  • Transfer Liga Italia: Juventus Incar Bek Sayap Napoli untuk Gantikan Kostik-Cabal
  • Jadwal MotoGP Brasil 2026 Live Trans7, Bagnaia Khawatir Banjir di Trek
  • Timnas Indonesia Kehilangan Kontrol, Strategi Herdman Disoroti A1
  • Jalan Berat PSIS Semarang Bertahan di Championship, Snex-Panser Cek Laga Sulit Mahesa Jenar
  • OJK Target Pasar Modal Rp25.000 Triliun, Tercapai Sehat?
  • YAMAHA R15M Edisi Khusus 70 Tahun Indonesia, Motor Impian Kolektor!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Setelah Persib Kalahkan Persija, Thom Haye Ungkap Ancaman Pembunuhan pada Keluarganya
Olahraga

Setelah Persib Kalahkan Persija, Thom Haye Ungkap Ancaman Pembunuhan pada Keluarganya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



BANDUNG – Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dalam laga panas pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 menimbulkan reaksi beragam. Di balik kemenangan yang diraih, ada cerita kelam yang dialami oleh keluarga pemain Persib, Thom Haye.

Gelandang Persib tersebut mengungkapkan bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah pertandingan derby tersebut. Meskipun kemenangan itu menjadi momen penting bagi tim, hal ini justru membawa dampak negatif yang tidak terduga.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti,” tulis Thom Haye melalui akun Instagram resminya.

Menurut pemain yang tampil penuh di laga tersebut, sepak bola seharusnya tidak pernah melahirkan kebencian hingga mengancam nyawa. Ia menegaskan bahwa olahraga ini harus menjadi sarana untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

“Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu. Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, Persib berhasil mencetak gol cepat lewat Beckham Putra pada menit kelima. Gol berawal dari kesalahan antisipasi pemain Persija, Bruno Tubarao, saat menghalau umpan Berguinho. Beckham yang bebas di kotak penalti langsung melepaskan tembakan dan menaklukkan kiper Persija, Carlos Eduardo.

Petaka bagi Persija bertambah ketika Tubarao diganjar kartu merah pada menit ke-53 seusai menginjak Beckham, yang sebelumnya sudah terlihat kesakitan akibat pelanggaran. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Persib tetap mendapat perlawanan sengit.

Alih-alih mereda, tensi pertandingan justru makin memanas. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Tambahan tiga poin tersebut membawa Persib mengoleksi 38 poin, menggeser Borneo FC dari puncak klasemen, sekaligus memastikan diri sebagai juara paruh musim.

“Kami memenangkan laga derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh. Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. Semangat dan atmosfernya sangat istimewa,” kata Haye.

Namun, dia menyayangkan masih maraknya perilaku tidak saling menghormati yang kerap mencederai pertandingan. Menurutnya, rasa saling menghormati adalah hal yang sangat penting untuk perkembangan sepak bola.

“Saya merasa sedih karena terlalu banyak laga yang ternodai oleh perilaku tidak saling menghormati dan pelanggaran yang tidak perlu. Rasa saling menghormati adalah hal yang sangat penting untuk perkembangan sepak bola,” tutupnya.

Pada putaran kedua yang akan dimulai dua pekan mendatang, Persib dijadwalkan menjamu PSBS Biak pada 25 Januari. Sementara itu, Persija akan lebih dulu bermain di kandang menghadapi Madura United dua hari sebelumnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Transfer Liga Inggris: Newcastle Cari Pengganti Tonali, Inter Milan Jadi Target Baru

23 Maret 2026

Transfer Liga Italia: Juventus Incar Bek Sayap Napoli untuk Gantikan Kostik-Cabal

23 Maret 2026

Timnas Indonesia Kehilangan Kontrol, Strategi Herdman Disoroti A1

23 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Transfer Liga Inggris: Newcastle Cari Pengganti Tonali, Inter Milan Jadi Target Baru

23 Maret 2026

50 Tautan Twibbon Lebaran 2026 Gratis, Dilengkapi 25 Ucapan Bahasa Inggris yang Mengharukan

23 Maret 2026

Transfer Liga Italia: Juventus Incar Bek Sayap Napoli untuk Gantikan Kostik-Cabal

23 Maret 2026

Jadwal MotoGP Brasil 2026 Live Trans7, Bagnaia Khawatir Banjir di Trek

23 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?