Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 10 Maret 2026
Trending
  • Jika Anda Periksa Pintu Lagi, Otak Anda Lebih Canggih Daripada yang Anda Kira
  • 12 Ramalan Keuangan Shio Besok Kamis 5 Maret 2026: Macan Tambah Aset, Monyet Sukses
  • Suporter PSM Turun ke Lapangan, Kalah di Kandang Lawan Persita Tangerang
  • Penerbangan Langsung Makassar-Jeddah Tetap Berjalan Meski Kemenhaj Minta Penundaan
  • Rem Control Toyota Innova Zenix Hybrid Lebih Ringan
  • Waktu paling berbahaya bagi pensiunan bukan tengah malam, tapi pukul 10 pagi hari Selasa saat dunia sibuk menurut psikologi
  • Jadwal Kapal Pelni: Rute Sirimau 4 Maret-4 April, Ambon-Kupang, Lewoleba-Merauke, Kupang-Sorong
  • Prediksi Skor Lazio vs Atalanta di Semifinal Coppa Italia, Susunan Pemain, H2H
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Megawati Mestinya Paham Kepala Daerah Harus Patuh pada Presiden
Politik

Megawati Mestinya Paham Kepala Daerah Harus Patuh pada Presiden

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Maret 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Megawati Mestinya Paham Kepala Daerah Harus Patuh pada Presiden
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri(MI/Susanto)

Pakar politik dari Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat Prof Asrinaldi mengatakan para kepala daerah yang terpilih hasil Pilkada 2024 harus patuh kepada Presiden dalam konteks penyelenggaraan tugas pemerintahan.

“Kepala daerah yang sudah dilantik dan resmi menjadi bagian dari pemerintahan secara umum, tentu yang menjadi atasannya adalah Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri,” kata pakar politik dari Unand, Sumatera Barat Prof Asrinaldi di Padang, hari ini.

Hal tersebut disampaikan Prof Asrinaldi yang turut menyikapi sikap Ketua Umum PDI Perjuangan yang menginstruksikan agar kepala daerah yang berasal dari partai tersebut untuk tidak mengikuti retret atau pembekalan di Akmil, Magelang, Jawa Tengah.

Baca juga : Kepala Daerah harus Tunduk pada Presiden, bukan Ketua Umum Partai

Menurut Prof Asrinaldi, Megawati Soekarnoputri harus bisa membedakan arahan kepada kader partai dengan konteks kepala daerah yang bertugas sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah yang dipilih langsung oleh masyarakat.

“Jadi, dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan ya tentu akan tunduk kepada perintah Presiden, dan kita tahu Presiden itu kepala negara sekaligus kepala pemerintahan,” jelas dia.

Dengan kata lain, ujar dia, seharusnya tidak ada lagi perintah yang lebih tinggi dari arahan Presiden apalagi sampai melarang kepala daerah terpilih mengikuti pembekalan.

Baca juga : Boikot Retret Tunjukkan PDIP Masih ingin Diperhitungkan

Di satu sisi, penulis buku berjudul “Politik Masyarakat Miskin Kota” itu mengatakan terdapat posisi dilematis ketika seorang kader partai harus tunduk kepada perintah ketua partai sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

“Tapi, yang perlu diingat, itu hanya berlaku secara internal di tubuh partai dan harus bisa membedakan dengan tugas saat menjalankan tugas pemerintahan,” ujar dia mengingatkan.

Menurut Prof Asrinaldi, seharusnya setiap kepala daerah dari PDI Perjuangan tetap mengikuti pembekalan tersebut karena mereka sudah resmi menjadi kepala pemerintahan di masing-masing daerah.

“Perlu diingat ketika kader partai itu dilantik sebagai kepala daerah maka otomatis yang berlaku itu ya undang-undang dia sebagai bupati, walikota atau gubernur dan tunduk kepada pemerintah pusat,” tambah dia.(Ant/P-1)

daerah harus kepala Megawati Mestinya pada Paham Patuh presiden
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pensiunan Cair Terlebih Dahulu, Ini Jadwal dan Besaran THR PNS, PPPK, TNI, dan Polri

9 Maret 2026

Krisis AS-Israel-Iran Memburuk, Menlu Sugiono Jaga Netralitas, Sejumlah Pihak Desak Mundur

9 Maret 2026

Kekayaan dan Profil Ashraff Abu, Suami Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq

8 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jika Anda Periksa Pintu Lagi, Otak Anda Lebih Canggih Daripada yang Anda Kira

9 Maret 2026

12 Ramalan Keuangan Shio Besok Kamis 5 Maret 2026: Macan Tambah Aset, Monyet Sukses

9 Maret 2026

Suporter PSM Turun ke Lapangan, Kalah di Kandang Lawan Persita Tangerang

9 Maret 2026

Penerbangan Langsung Makassar-Jeddah Tetap Berjalan Meski Kemenhaj Minta Penundaan

9 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?