Perusahaan Indonesia Masuk Daftar Best Companies Asia-Pacific 2026
PT Astra International Tbk masuk dalam jajaran Best Companies Asia-Pacific 2026 yang dirilis oleh TIME. Selain Astra, terdapat 18 perusahaan swasta dan BUMN asal Indonesia lainnya yang masuk dalam daftar 500 perusahaan terbaik di kawasan Asia-Pasifik. Daftar ini diterbitkan pada Rabu malam, 11 Februari 2026. TIME bekerja sama dengan Statisca untuk menyusun peringkat perusahaan-perusahaan berkinerja terbaik berdasarkan tiga dimensi utama: Kepuasan Karyawan, Kinerja Keuangan, dan Transparansi Keberlanjutan (ESG).
Evaluasi Kepuasan Karyawan
Evaluasi terkait Kepuasan Karyawan dilakukan dengan menggunakan data survei dari tahun 2024 dari karyawan di seluruh dunia, dengan fokus utama pada kawasan Asia-Pasifik. Survei ini melibatkan lebih dari 50.000 peserta dan mencakup evaluasi perusahaan berdasarkan rekomendasi langsung maupun tidak langsung.
Penilaian Kinerja Keuangan
Untuk Kinerja Keuangan, penilaian menggunakan data dari basis data keuangan Statista dan riset yang ditargetkan. Perusahaan harus memenuhi kriteria tertentu, termasuk menghasilkan pendapatan setidaknya US$100 juta pada tahun 2024. Pertumbuhan pendapatan positif dari tahun 2022 hingga 2024 atau keuntungan pada tahun 2024 juga menjadi pertimbangan dalam evaluasi.
Transparansi Keberlanjutan
Transparansi Keberlanjutan dievaluasi berdasarkan data ESG dari Basis Data ESG Statista dan riset data yang ditargetkan. Indikator Kinerja Utama (KPI) dikumpulkan untuk menilai lingkungan, sosial, dan tata kelola. Evaluasi ini mencakup intensitas emisi karbon, proporsi perempuan di dewan direksi, serta kebijakan hak asasi manusia dan laporan CSR.
Setelah data dikumpulkan dan dievaluasi, skor dari ketiga dimensi tersebut dijumlahkan berdasarkan persentase yang sama untuk membentuk skor peringkat akhir dengan nilai maksimum 100 poin. Lalu, 500 perusahaan dengan skor tertinggi dianugerahi sebagai Best Companies Asia-Pacific 2026 oleh TIME dan Statista.
Astra mendapatkan total skor 73,49 dan menempati peringkat 485. Dalam hal kepuasan karyawan, Astra berada di peringkat 81 (paling tinggi di antara perusahaan lain dari Indonesia), sedangkan transparansi keberlanjutan di peringkat 347.
Daftar Perusahaan dan BUMN Indonesia yang Masuk Best Companies Asia-Pacific 2026
Selain Astra, ada 18 perusahaan swasta dan BUMN yang juga masuk dalam “Best Companies Asia Pacific 2026”. Berikut daftar perusahaan swasta dan BUMN tersebut berdasarkan ranking:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (154)
- Bank Central Asia (184)
- Kalbe (206)
- Erajaya Swasembada (222)
- Bank Negara Indonesia (258)
- XLSmart (278)
- J&T Express (284)
- Pertamina Gas Negara (288)
- Bukalapak (316)
- Bintraco Dharma (373)
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (374)
- Garuda Indonesia (397)
- Alfamart (403)
- Bakrie & Brothers (424)
- Bumitama Agri (443)
- Dharma Satya Nusantara (467)
- Indosat (469)
- Gajah Tunggal (480)
- PT Astra International Tbk (485)
Sektor Perbankan dan Jasa Keuangan Mendominasi

Dari data TIME dan Statisca, sektor perbankan dan jasa keuangan sekali lagi mendominasi peringkat. Dari 10 perusahaan teratas dalam kelompok ini, lima berasal dari sektor perbankan. DBS Bank Singapura mempertahankan posisi teratas dari tahun lalu, diikuti Commonwealth Bank Australia. Kedua perusahaan tersebut melaporkan profitabilitas dan adopsi AI yang luas dalam praktik mereka. Melengkapi 10 besar ada Bank of the Philippine Islands dari Filipina.
Industri Otomotif dan Asuransi Berjaya

Di industri otomotif, Toyota mempertahankan statusnya sebagai produsen mobil terlaris di dunia tahun ini berkat penjualan kendaraan hibrida yang kuat di AS (berada di peringkat ketiga dalam daftar), diikuti Hyundai (peringkat ke-8) dan Honda (peringkat ke-12). Perusahaan-perusahaan Tiongkok, Xiaomi (peringkat ke-23), BYD (peringkat ke-43), dan Geely (peringkat ke-60)—yang juga dikenal dengan penawaran kendaraan listriknya—juga masuk dalam daftar.
Sektor asuransi, perawatan kesehatan, dan layanan sosial juga berkinerja baik, dan diproyeksikan akan terus berkembang. Daftar tersebut mencakup QBE Insurance Group dari Australia (peringkat ke-7), AIA Group di Hong Kong (peringkat ke-15), dan SBI Life Insurance dari India (peringkat ke-19).
Perusahaan India Dominasi Daftar

Namun, jika dilihat secara lebih luas, perusahaan-perusahaan India mendominasi dan menempati 179 posisi dalam daftar tersebut. India diperkirakan akan mengungguli Jepang dalam persaingan gelar ekonomi terbesar keempat di dunia, tetapi kedua negara meningkatkan kemitraan ekonomi mereka tahun lalu, dengan fokus pada sektor semikonduktor, energi bersih, mineral penting, dan teknologi informasi dan komunikasi.



